Sabtu, 29 Januari 2022

Tersangka Penganiayaan di Karaoke Kebasen Laporkan Balik Korbannya

Setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan di sebuah tempat karaoke di Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas AMU (29) dan AL (30) keduanya warga Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap balik melaporkan korbannya. Mereka juga mengaku telah menjadi korban penganiayaan, bahkan ada bukti medisnya.


Purwokerto, serayunews.com

Tidak hanya melorkan balik terhadap korbannya yakni Yono (51), warga Cilacap, istri kedua tersangka juga membuat permintaan. Mereka juga meminta pertolongan agar kasus tersebut bisa diperlancar, karena setelah adanya laporan balik tersebut, belum adanya tanggapan berarti dari aparat kepolisian.

Baca juga  Kendala Vaksinasi di Kabupaten Tegal, Wagub Coba Mengurai

Seperti yang diutarakan oleh istri AL yakni Brayu (28), dirinya berharap prosesnya bisa segera dilakukan, ataupun ada titik temu diselesaikan secara kekeluargaan.

“Saya sedang mengandung tiga bulan, saya tidak tahu persis kejadiannya, tolong segera dibebaskan suami saya, prosesnya juga bisa dipercepat. Kalau bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” ujar dia sembari menetaskan air mata saat menemui sejumlah awak media, Senin (18/10).

Sementara itu menurut Kuasa Hukum keduanya, Masyukuri mengungkapkan bahwa pada saat keributan di sebuah kafe karaoke di Kebasen, kliennya juga sebenarnya menjadi korban penganiayaan.

Baca juga  78 Kasus Kebakaran di Cilacap dengan Kerugian Rp 29,1 Miliar, Ini Rincian Penyebabnya

“Kami melaporkan balik per hari Sabtu kemarin, kedatangan kami (ke Sat Reskrim Polresta Banyumas, red) terkait laporan kami yang kami ajukan kemarin,” ujar dia.

Lebih spesifik Masyukuri menjelaskan, bahwa pihaknya melaporkan balik karena menurutnya kliennya AL menjadi korban pada saat di lokasi kejadian.

“Kejadian jelasnya kurang begitu tahu, karena kami ibaratnya hanya mendapatkan keterangan dari korban maupun pelaku. Kejadian ini awalnya keributan sama-sama pengunjung, pada awalnya klien kami bersama teman-temannya sedang karaoke, kemudian adanya kesalahan masuk ruangan hingga mengakibatkan keributan itu,” kata dia.

Baca juga  Pemerintah Kabupaten Banyumas Targetkan Pendapatan Daerah dari Sektor Pajak Tahun Ini Sebesar Rp 399 Miliar

Ketika dikonfirmasi Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Berry, membenarkan bahwa ada laporan balik terkait hal tersebut, dan sedang diproses lebih lanjut.

“Hari ini mereka kan juga datang, jadi nanti kita periksa. Katanya pada saat diamankan sempat dipukul oleh salah satu oknum. Kalau ada orang laporan kita terima, tinggal kita cek pada saat pemeriksaan hasilnya bagaimana,” ujarnya.(san)

Berita Terkait

Berita Terkini