Sabtu, 13 Agustus 2022

Tiga Tempat Wisata Terkenal di Banyumas Ini Gratiskan Tiket Masuk untuk Anak di Bawah 5 Tahun, Ini Syaratnya

Tiga Tempat Wisata Terkenal di Banyumas Ini Gratiskan Tiket Masuk untuk Anak di Bawah 5 Tahun, Ini Syaratnya

Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Banyumas yang mengelola tiga tempat wisata terkenal di Banyumas ini, gratiskan tiket masuk. Tiket gratis berlaku untuk anak di bawah 5 tahun. Selain itu juga ada potongan 50 persen untuk pembelian tiket pengunjung dewasa dan anak usia 6-12 tahun. Apa saja tempat wisatanya dan apa saja syaratnya?


Purwokerto, serayunews.com

Direktur BLUD UPT Lokawisata Baturraden, Yanuar Pratama menjelaskan, peraturan tersebut berlaku di tiga tempat wisata yang pengelolaannya oleh BLUD. Tiga tempat wisata itu yakni Lokawisata Baturraden, Taman Mas Kemambang, dan Menara Pandang Teratai Purwokerto.

Baca juga  Viral! Penumpang KA Purwojaya dari Stasiun Purwokerto, Diturunkan Paksa Karena Menerobos Pintu Boarding dan Belum Tes Covid-19

“Tarif tersebut berlaku sejak hari Senin 1 Agustus 2022, dengan syarat menunjukkan KIA (Kartu Identitas Anak, red),” katanya, Rabu (3/8/2022).

Pembuatan KIA sendiri bisa melalui program Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) di masing-masing kabupaten. Di Kabupaten Banyumas sendiri juga sudah tersedia program tersebut.

“Saat ini tarif masuk di Lokawisata Baturraden dan Menara Teratai adalah Rp 20.000 untuk hari biasa, dan Rp 25.000 untuk hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional. Tarif masuk anak-anak usia 0-5 tahun menjadi gratis, dan usia 6-12 tahun menjadi Rp 10.000 dan Rp 12.500,” ujarnya.

Baca juga  Penilaian LSI, PTSP dan PPB Banyumas Berpredikat Sangat Bagus

Taman Mas Kemambang mengenakan tarif masuk Rp10.000 untuk hari biasa dan Rp15.000 untuk hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional. Tarif masuk anak-anak usia 0-5 tahun menjadi gratis, dan usia 6-12 tahun menjadi Rp 5.000 untuk hari biasa dan Rp 7.500 untuk hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional.

Dengan adanya penurunan tarif tiket tersebut, Yanuar berharap, makin banyak anak-anak masuk ke objek wisata yang pengelolaannya oleh BLUD. Karena menurutnya, tempat wisata juga menjadi tujuan utama untuk kegiatan belajar luar ruangan, terutama sekolah-sekolah yang berada di Kabupaten Banyumas.

Berita Terkait

Berita Terkini