Rabu, 5 Oktober 2022

Tim PKM Universitas Nasional Jakarta Berikan Pendampingan pada UMKM di Banyumas Agar Produksinya Memiliki Legalitas 

Tim PKM Unas Jakarta tengah memberikan pendidikan, pelatihan, dan bimbingan teknis keamanan pangan (PKP) kepada para pelaku UMKM di Balai Desa Pandak, Kecamatan Baturraden, Rabu (21/9/2022). (Shandi Yanuar)

Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Nasional (Unas) Jakarta memberikan pendampingan terhadap puluhan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) agar mendapatkan legalitas produksinya, dalam rangka mewujudkan desa wisata mandiri, Rabu (21/9/2022). Pendampingan dilakukan pada UMKM di Desa Pandak, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas. 


Banyumas, serayunews.com

Ketua Tim PKM Unas Jakarta, Th Bambang Pamungkas yang sekaligus Dosen Komunikasi pada Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unas menjelaskan pihaknya yang merupakan akademisi sangat paham bahwa UMKM perlu diperkuat legalitasnya. UMKM, katanya, bukan hanya pemberdayaannya saja, tetapi perlu diperkuat basiknya.

Bambang mengatakan, kedatangannya ke Desa Pandak juga setelah adanya komunikasi dengan Kades Pandak, Rasito. Rasito ingin mengembangkan desa wisata di daerahnya.

“Kemudian setelah kami ngobrol banyak, terkait peta persoalan ketika akan membuat suatu desa wisata mandiri. Akhirnya muncul di Desa Pandak ini terdapat banyak UMKM yang tercatat di Pemerintah Desa itu sebanyak 120 unit usaha dan UMKM itu penting untuk memiliki legalitas,” ujarnya.

Dari situ, kemudian pihaknya menggelar pelatihan dengan tujuan agar UMKM yang belum mendapatkan legalitas bisa segera mendapatkannya, karena menurutnya sangat penting legalitas bagi UMKM, sehingga TIM PKM Unas Jakarta melaksanakan pendidikan, pelatihan, dan bimbingan teknis keamanan pangan (PKP). “Pelatihan keamanan pangan itu menjadi prioritas utama bagi UMKM karena ini merupakan basic untuk melanjutkan perizinan yang lainnya. Apalagi ketika nanti PKP sudah selesai, para pelaku UMKM diharapkan mengurus Produk Industru Rumah Tangga,” kata dia.

Masih di lokasi yang sama Kades Pandak, Rasito menjelaskan pihaknya ingin memberikan pendampingan kepada para pelaku UMKM di Desa Pandak terutama agar mendapatkan legalitas serta kualitas produknya. Pihaknya mengapresiasi ketertarikan Tim PKM Unas Jakarta terkait keinginan pihaknya tersebut.

“Tentunya kan kami ingin promosi yang lebih baik, produk kami juga bisa masuk ke supermarket dan pasar nasional. Nah ini didampingi pihak ahlinya untuk meningkatkan kualitas produk unggulan kami dan legalitasnya,” kata dia.

Selain itu, Rasito juga menjelaskan program tersebut merupakan tujuan pihaknya dalam mewujudkan desa wisata andiri, sehingga dengan berbagai peningkatan yang ada, pihaknya menargetkan pada akhir tahun ini dapat dicanangkan sebagai desa wisata.

“Kami berhadap pada bulan Desember 2022 ini, SK terkait dengan desa wisata tersebut bisa turun,” ujarnya.(san)

Berita Terpopuler

Berita Terkini