Rabu, 5 Oktober 2022

Tiwi Bersilaturahmi ke Ketua Dewan Syuro PKB Purbalingga, Ini Agenda yang Dibahas

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) bersilaturahmi dengan Ketua Dewan Syuro DPC PKB Purbalingga Gus Basyir dan Wasekjen GP Ansor Pusat Ulil Archam, di Ponpes Minhajut Tholabah, Desa Kembangan, Kecamatan Bukateja. (Dok istimewa)

Bupati Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) bersilaturahmi dengan Ketua Dewan Syuro Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Purbalingga KH Basyir Fadlulloh (Gus Basyir).  Acara  dilaksanakan di Pondok Pesantren (Ponpes) Minhajut Tholabah,  Desa Kembangan,  Kecamatan Bukateja, Minggu (2/1/2022) sore.


Purbalingga, serayunews.com

“Betul kami saling  bersilaturahmi. Kebetulan saya juga merupakan salah satu pengasuh di Ponpes Minhajut Tholabah. Acaranya saat itu sebenarnya adalah silaturahmi dengan pengurus Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan juga Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU Purbalingga. Jadi saya selain sebagai pengurus NU juga merupakan tuan rumah silaturahmi,” kata Gus Basyir, ketika dikonfirmasi serayunews.com, Senin (3/1/2022) petang.

Bupati Tiwi hadir bersama suami Rizal Diansyah. Silaturahmi juga dihadiri oleh Wasekjen Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor, Ulil Archam serta Ketua Pengasuh Pondok Pesantren Minhajut Tholabah, Kyai Ma’ruf Salim. Gus  Basyir menyampaikan pertemuan tersebut juga merupakan bagian dari upaya menjalin komunikasi antara bupati dan warga NU. “Saya mewakili NU karena kapasitas saya sebagai Khatib Syuriah PCNU Purbalingga,” jelasnya.

Ketika ditanyakan apakah silaturahmi tersebut juga merupakan upaya rekonsiliasi pasca Pilkada Purbalingga 9 Desember 2020, Gus Basyir tidak menampiknya. Menurutnya saat ini Bupati Tiwi merupakan bupatinya seluruh warga Purbalingga. “Sehingga PKB Purbalingga juga wajib nyengkuyung untuk mewujudkan visi Purbalingga,” pesannya.

Seperti diketahui di Pilkada Purbalingga Tiwi yang berpasangan dengan Sudono diusung oleh koalisi PDIP, Partai Golkar, PAN dan PKS. Keduanya bersaing dengan Muhammad Sulhan Fauzi-Zaeni Makarim (Oji-Jeni) yang diusung koalisi PKB, Partai Gerindra, Partai Demokrat dan PPP. Tiwi-Dono akhirnya mampu memenangkan Pilkada.

Sementara itu Tiwi ketika dikonfirmasi mengatakan kedatangannya menemui Ketua Dewan Syuro DPC PKB Purbalingga yang juga pengurus PCNU Purbalingga  untuk mengucapkan selamat atas suksesnya   Muktamar NU Ke-34 dengan terpilihnya Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf.  “Semoga atas kepemimpinannya bisa membawa NU lebih maju dan semakin bermanfaat bagi umat,” ungkapnya.

Tiwi  juga mengucapkan terimakasih kepada keluarga besar GP Ansor Kabupaten Purbalingga yang selama ini memberi sumbangsih dalam hal keagamaan, pembinaan umat/pemuda.  Dia berharap apa yang sudah dilakukan bermanfaat dan tercatat sebagai amal ibadah. Ia juga berharap sinergitas yang sudah terbangun antara Pemkab Purbalingga dengan GP Ansor mampu di pertahan dan ditingkatkan.

“Saya melihat sengkuyung kontribusi dharma bhakti keluarga besar GP Ansor dalam hal penanganan Covid-19 termasuk membantu penanggulangan bencana melalui Bagana-NU luar biasa, oleh karenanya kami juga akan mensupport kendaraan operasional,” kata Tiwi.

Ketika ditanyakan mengenai upaya rekonsiliasi dengan PKB yang di Pilkada menjadi lawan politik, Tiwi mengatakan saat ini tidak ada lagi lawan. Yang terpenting saat ini adalah bagaimana bersama membangun Purbalingga. “Saya sepakat dengan ngendikane Gus Basyir. Kita harus saling nyengkuyung untuk mewujudkan visi Purbalingga,’ imbuh Tiwi.

Editor :M Amron

Berita Terpopuler

Berita Terkini