Jumat, 24 September 2021

TMMD di Banyumas Bakal Bangun Jalan Tembus Dawuhan-Binangun

Peresmian kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap III. (Shandi)

Kodim 0701 Banyumas bersama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas kembali menggelar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III di Kabupaten Banyumas. Rencananya mereka bakal membangun jalan tembus dari Desa Dawuhan ke Desa Binangun, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas.


Purwokerto, serayunews.com

Peresmian kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap III tersebut ditandatangani oleh Bupati Banyumas, Achmad Husein dan Komandan Kodim 0701 Banyumas, Letkol Inf Chandra yang dilanjutkan dengan pemukulan kentongan oleh Muspida di Pendapa Si Panji Purwokerto, Rabu (15/9).

“Pada Program TMMD Sengkuyung II ini, kami secara fisik membangun rabat betor sepanjang 1.756 meter. Kemudian ada juga pembangunan jembatan sepanjang 10 meter, pembangunan talud 20 meter dan pembangunan RTLH sebanyak empat unit. Jadi nantinya, jalan yang menghubungkan kedua desa tersebut dapat mempermudah akses bagi para petani,” ujar Dandim 0701 Banyumas, Letkol Inf Chandra.

Dandim menambahkan, bukan hanya kegiatan fisik saja dalam program TMMD tersebut, ada kegiatan non fisik yanki berupa penyuluhan dari dinas instansi terkait. Penyuluhan bakal dikoordinatori langsung oleh Dinkominfo yang merupakan koordinator non fisik secara resminya.

“Kegiatan non fisik itu dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia yang ada di desa maupun potensinya,” kata dia.

Dalam kegiatan tersebut, personel yang dilibatkan yakni sebanyak 40 anggota TNI, 10 anggota Polri, lima tim asistensi, lima orang panitia dari Pemerintah Desa (Pemdes), dua orang teknisi, dua orang medis dan 60 orang masyarakat setempat yang bakal mengikuti kegiatan gotong royong tersebut.

Hadir di pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III, Kepala Desa Dawuhan, Ruswanto mengaku sangat senang dengan adanya pembangunan tersebut. Akhirnya jalan di desanya bisa dilalui dengan baik jika pembangunannya nanti telah usai.

“Selama ini jalannya memang kurang bisa dilalui kendaraan, sehingga sumber daya alam di wilayah kami itu harganya masih sangat rendah, seperti kayu, batu dan sebagainya. Dengan adanya pembangunan rabat beton melalui TMMD ini, jalannya bisa dilalui dengan mudah. Sehingga hasil pertanian bisa naik harganya,” ujarnya.

Berita Terkait

Berita Terkini