Senin, 4 Juli 2022

Tragis, Kapal Terbalik di Perairan Nusakambangan, Penyelamatan 10 ABK Berlangsung Dramatis

ABK kapal dievakuasi dengan selamat (Dok Sat Pol Airud Polres Cilacap)

Kapal Nelayan GT 21 membawa 10 anak buah kapal (ABK) terbalik di Perairan Nusakambangan, Kamis (23/6) petang. Dugaannya kapal terbalik akibat mesin mati dan ada hantaman ombak besar. Penyelamatan ABK pun berlangsung dramatis.


Nusakambangan, serayunews.com

Kasat Pol Airud Polres Cilacap AKP Huda Syafi’i membenarkan peristiwa tersebut. Dalam kejadian itu, 10 ABK kapal bisa selamat.

Adapun kronologi kejadian bermula pada Kamis (23/6) sekira pukul 16.00 WIB. Saat itu, kapal berangkat dari Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PPSC) sampai di sekitar perairan Nusakambangan mengalami masalah mesin.

Baca juga  Polres Cilacap Kumpulkan Ratusan Kantong Darah

Namun saat menghindar dari Pulau Nusakambangan, kondisi mesin mati total di Perairan Karangbolong Nusakambangan. Nakhoda kemudian menurunkan jangkar sambil menunggu bantuan.

“Akan tetapi sebelum sampai Pasir Putih kapal mengalami kandas dan pada saat itu gelombang tinggi. Akibatnya kapal terbalik,” ujarnya, Jumat (24/6).

Petugas dan relawan saat evakuasi ABK kapal terbalik (Dok Sat Pol Airud Polres Cilacap).

Dalam kondisi kapal terbalik, semua ABK naik ke atas kapal yang terbalik tersebut sambil menunggu bantuan datang. Untuk menyelamatkan para ABK, Personel Pol Airud Polres Cilacap, bersama HNSI, Relawan, Basarnas dan TNI AL menuju ke lokasi dan membantu evakuasi para korban.

Baca juga  Mayat Bayi di Kardus di Maos Trending di Serayunews.com

“Evakuasi pada korban sekitar 23.30 WIB untuk menuju ke TPI Sentolo Kawat, sepuluh ABK selamat,” ujarnya.

Sementara, untuk para ABK, satu tekong berasal dari Cilacap dan ABK lain berasal dari Pemalang. Kejadian itu mengakibatkan kerugian materi Kapal GT 21  sekitar Rp2,5 miliar.

Berita Terkait

Berita Terkini