Kamis, 7 Juli 2022

Transaksi di Klawing Gems Competition 2022 Purbalingga, Capai Ratusan Juta Rupiah

Gelaran Klawing Gems Competition 2022, menghasilkan omset ratusan juta Rupiah. Pada acara yang digelar Kamis-Minggu, 19-22 Mei 2022 itu, selain kontes batu berskala nasional juga ada bazar dan bursa batu akik yang ramai pengunjung.


Purbalingga, serayunews.com

Ketua Panitia Klawing Gems Competition 2022, Anton Sujarwo menyampaikan, batu yang ikut serta dalam kontes sekitar 3.000 kuota. Terdiri atas kelas ‘newbie’ dan kelas nasional serta terbagi dalam 165 kategori. Selama kontes banyak terjadi transaksi, batu-batu akik yang juara banyak diminati pembeli.

“Omset yang diraih selama acara dari kontes dan bursa mencapai ratusan juta Rupiah,” ujarnya.

Baca juga  Seorang Pendaki asal Cimahi Meninggal di Gunung Slamet, Begini Kronologinya

Anton menyebutkan, peserta dan pengunjung tak hanya berasal dari Purbalingga tetapi dari Purwokerto, Yogyakarta, Banten, Cirebon, Jakarta, Surabaya. Bahkan, ada buyer dari Taiwan.

“Ini event pertama setelah pandemi Covid-19 sehingga membludak peminatnya dan Alhamdulilah bisa terselenggara di Purbalingga sehingga mengangkat Batu Klawing,” kata Anton.

Toan Sabita dari Remon Gemstone menyebutkan, event ini memang ditunggu-tunggu. Ia mengikutsertakan ratusan batu koleksinya dari berbagai jenis dalam kontes.

“Alhamdulilah batu saya yang juara langsung ada yang nawar, deal transaksi setelah acara,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Pariwisata Dinporapar Purbalingga, Gunanto Eko Saputro menyebutkan, agenda Klawing Gems Competition diupayakan akan menjadi acara tahunan.

Baca juga  Kecamatan Kemangkon Menjadi Penopang Kebutuhan Pangan Masyarakat Purbalingga 

“Kami mendukung penuh acara ini, semoga bisa masuk dalam calendar event berskala nasional yang juga dapat mendukung sektor pariwisata,” kata dia.

Batu Akik Klawing menurut Gunanto, bernilai sejarah tinggi. Purbalingga, kata dia, sudah dikenal sebagai pusat industri batu sejak jaman purba. Batuan klawing yang indah diolah menjadi perkakas dan perhiasan, sejak dulu kala.

“Kita banyak memiliki situs-situs purbalaka dengan artefak batu yang bernilai sejarah. Sanggaluri ini memiliki Museum Artefak yang menyimpan koleksi itu. Kita ingin mengangkat ini sejalan dengan meningkatnya kembali pamor batu akik Klawing,” ujarnya.

Baca juga  Tragis, Truk Tabrak Pohon Dinihari di Prembun Kebumen dan Penumpang Terjepit, Begini Kronologinya

Sebelumnya, Klawing Gems Competition dibuka oleh Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi pada Kamis, (19/5/2022). Selain kontes batu berskala nasional juga digelar bursa dan bazar batu akik juga produk UMKM Purbalingga. Kemudian, diselenggarakan Sarasehan ‘Mengangkat Kembali Kejayaan Batu Klawing Purbalingga’ dengan menghadirkan geolog, arkeolog dan praktisi perbatuan.

Berita Terkait

Berita Terkini