Sabtu, 18 September 2021

UMP Siap Antarkan Desa Sambirata Banyumas Menjadi Kawasan Terpadu

Rektor UMP, Dr Jebul Suroso bersama perwakilan dari KLHK saat pencanangan Desa Sambirata sebagai kawasan terpadu. (dok istimewa)

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali mengambil peran dalam pengabdian kepada masyarakat. Kali ini bersama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), UMP siap menjadikan Desa Sambirata, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas menjadi kawasan terpadu yang mengangkat potensi wisata alam, agrobisnis, hingga edukasi.


Banyumas, serayunews.com

Rektor UMP, Dr Jebul Suroso mengatakan, UMP mempunyai komitmen untuk terus membantu masyarakat dan bersama dengan KLHK, akan membuat Desa Sambirata, yang merupakan salah satu desa terpencil di Kabupaten Banyumas menjadi kawasan terpadu, sehingga mampu mengangkat ekonomi warga desa.

“Pencanangan Desa Sambirata menjadi kawasan terpadu sudah kita lakukan kemarin bersama dengan KLHK. Kita juga sempat melihat langsung potensi desa tersebut sangat banyak, sehingga tidak sulit untuk membuat menjadi kawasan terpadu yang komplit dari berbagai sisi dan menjadi jembatan bagi kemakmuran warga desa,” kata Rektor, Jumat (3/9).

Selain potensi wisata alam, potensi perekonomian juga cukup banyak. Hal tersebut juga didukung oleh sumber daya manusia (SDM) yang juga bagus, serta kesadaran dan tekad warga desa untuk memajukan desanya.

“Kita akan segera melakukan asesmen terhadap berbagai potensi tersebut, baik yang sudah tampak maupun yang masih tersembunyi, juga harus kita gali. Setelah itu kita susun perencanaan kegiatan di desa tersebut,” jelasnya.

Dr Jebul Suroso menyatakan, targetnya  antara lain muncul spot-spot wisata baru ataupun pusat perekonomian baru dan usaha yang dijalankan warga juga ditingkatkan secara kualitas. Sehingga kegiatan yang dilaksanakan harus dirancang dengan baik, terutama dapat mewujudkan tujuan akhir, yaitu meningkatkan pendapatan asli desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebelumnya, staf khusus Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Pramu Risanto mengatakan, KLHK bersama UMP mencanangkan perencanaan suatu kawasan yang bisa dimanfaatkan sebanyak-banyaknya untuk masyarakat Desa Sambirata. Sebagai tindak lanjut dari pencanangan kegiatan tersebut, tim teknis dari UMP akan dipertemukan dengan tim kawasan hutan dengan tujuan khusus (KHDTK) dari Yogyakarta untuk berkoordinasi dengan masyarakat serta pihak Desa Sambirata, dalam menentukan potensi-potensi yang akan digarap.

“Kita bersama dengan UMP akan mengembangkan kawasan Desa Sambirata ini, menjadi sesuatu yang lebih baik buat kepentingan masyarakat. Banyak sekali potensi desa yang bisa kita angkat,” jelasnya.

Atas pencanangan Desa Sambirata sebagai kawasan terpadu, Kepala Desa Sambirata Tarwan menyatakan ucapan terima kasih kepada UMP dan KLKH. Menurutnya, Desa Sambirata kaya akan potensi wisata alam dan sebagian besar belum tergarap dengan maksimal akibat keterbatasan anggaran desa.

“Potensi wisata kita sangat banyak, mulai dari Curug Cipendok hinggaTelaga Kumpe. Hanya saja akses jalan menuju lokasi tersebut masih belum maksimal. Sehingga dengan turunnya tim dari UMP serta KLHK, kita berharap sektor pariwisata dalam dikembangkan dengan lebih maksimal,” ucapnya.

Berita Terkait

Berita Terkini