Jumat, 2 Desember 2022

Viral! Pelaku Jambret di Karangasem Sampang Terekam CCTV, Begini Kronologinya

Aksi penjambretan kalung terekam CCTV (Foto tangkapan layar CCTV)

Aksi pencurian dengan cara penjambretan sasaran korban anak di bawah umur di Desa Karangasem Kecamatan Sampang Kabupaten Cilacap viral usai aksinya terekam CCTV dan diunggah di media sosial. Warga menyebut pelaku terlihat mondar mandir di sekitar lokasi.


Sampang, serayunews.com

Menurut keterangan warga setempat Agus Triswanto mengatakan, bahwa CCTV tokonya yang terletak di bagian samping rumah merekam peristiwa itu. Insiden tersebut terjadi di Jalan Papringan 2, RT 02 RW 02 Desa Karangasem pada Rabu (09/02) pagi.

Agus mengatakan, korban yang merupakan teman bermain anaknya, saat itu usai membeli es di warung. Korban hendak ke rumah anaknya namun saat di jalan dekat rumahnya dihampiri oleh pelaku.

“Anaknya mau main ke sini, habis beli es disitu, mungkin sudah diintai karena pelakunya dari arah sana (dalam gang) mengikuti si anak, kemudian pelaku memanggil si anak, ini ada apanya, ada tepukan dipunggung terus langsung ditarik kalungnya,” ujar Agus saat ditemui dan menjelaskan rekaman CCTV di tokonya, Jum’at (11/02/2022).

Menurutnya, saat kejadian tersebut keadaan di sekitar lokasi dalam keadaan sepi, karena berada di gang masuk sebelah toko milik Agus.

“Pas kejadian juga sepi, anaknya tidak nangis dan tidak teriak, baru tahu kalungnya hilang setelah bilang ke mamanya,” ujarnya.

Setelah kejadian tersebut, pihak keluarga korban awalnya tidak berniat melapor ke pihak berwajib kerena dikira tidak ada barang bukti. Setelah orangtua korban menghampiri toko serta menceritakan kejadian tersebut, ternyata kejadian tersebut terekam CCTV toko milik Agus, yang merekam kondisi sekitar toko selama 24 jam meski layar monitor tidak dinyalakan.

“Atas saran dari pihak desa dan bukti CCTV akhirnya kejadian tersebut dilaporkan ke polisi, kemarin juga pihak polisi mengambil gambar CCTV toko,” ujarnya.

Agus menambahkan, bahwa kejadian serupa juga pernah terjadi di desanya, namun korban enggan melapor karena tidak ada barang bukti termasuk rekaman CCTV.

“Sebelumnya juga pernah kejadian di desa ini, kalung juga, tapi tidak tahu tidak ditelusuri karena tidak ada bukti,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan gambar CCTV, diketahui ciri-ciri pelaku memakai kendaraan matic berwarna merah hitam, mengenakan pakaian putih dan tidak mengenakan helm.

Peristiwa ini juga menjadi pemebelajaran bagi masyarakat, agar selalu berhati-hati dan waspada, dengan mendapingi atau mengawasi anak ketika bermain di luar rumah, serta tidak mengenakan perhiasan yang mencolok.

Berita Terpopuler

Berita Terkini