Jumat, 2 Desember 2022

Waduh! Ada Perempuan Ngamuk Memukuli Orangtuanya di Desa Blater Purbalingga

Ternyata Mengalami Gangguan Jiwa

 

Anggota Polsek Kalimanah bersama Perangkat Desa Blater Kecamatan Kalimanah mengantar Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) ke rumah sakit, Senin siang.

Perempuan berinisial JM (36) warga Desa Blater, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga ngamuk, Senin (04/01/2021). Peristiwa itu bukan kali pertama dilakukan. Bahkan dilakukan kepada orangtuanya sendiri. Karena dirasa meresahkan dan membuat khawatir, akhirnya anggota Polsek Kalimanah datang untuk mengamankan.


Purbalingga, Serayunews.com

Kapolsek Kalimanah AKP Setiadi mengatakan JM kerap mengamuk memukuli orangtuanya dengan tangan kosong. Akibatnya warga di sekitar lokasi kejadian merasa resah dan takut. Siang kemarin, ada warga melapor ke polsek. Setiba di lokasi, polisi membantu warga mengamankan perempuan tersebut. Diketahui ternyata merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

“Wanita mengamuk, diduga memiliki gangguan kejiwaan. Hal tersebut berdasarkan keterangan dari pihak keluarga bahwa sejak beberapa tahun yang lalu sering tiba-tiba mengamuk,” kata AKP Setiadi.

Kapolsek menambahkan, setelah diamankan kemudian dilakukan koordinasi dengan pihak keluarga untuk penanganan selanjutnya. Hasil kesepakatan, wanita tersebut langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan atas gangguan kejiwaan yang diderita.

“Setelah disepakati pihak keluarga kemudian wanita tersebut dibawa ke rumah sakit. Kita kawal dan antar hingga ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” jelasnya.

Kepala Dusun setempat Tukino (41) menyampaikan apresiasi kepada pihak kepolisian yang telah membantu evakuasi warganya yang sedang mengamuk. Dengan upaya yang dilakukan, warga mengamuk dapat diamankan.

Tukino menjelaskan bahwa warganya tersebut, diduga memiliki gangguan kejiwaan sudah sejak beberapa tahun yang lalu. Walaupun sudah beberapa kali dilakukan pengobatan namun sakitnya kembali kambuh. Akibat perilakunya tersebut membuat takut keluarga dan masyarakat sekitar.

“Kami berharap dengan penanganan yang sudah dilakukan semoga warga saya bisa segera sembuh. Sehingga tidak membuat resah dan takut warga sekitar,” kata Tukino.

Berita Terpopuler

Berita Terkini