Kamis, 7 Juli 2022

Warga yang Telanjur Punya Nama Satu Kata Tak Perlu Diganti, Ini Alasannya

Warga Negara Indonesia yang telanjur punya nama hanya satu kata, tak perlu diganti. Sebelumnya, persoalan ini ramai sejak Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, menerbitkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 73 Tahun 2022 tentang Pencatatan Nama pada Dokumen Kependudukan di Pasal 4 ayat 2 huruf c yang menyebutkan bahwa minimal nama dua kata.


Purwokerto, serayunews.com

Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Banyumas, Retno Murtiningsih menyampaikan, peraturan tersebut tidak berlaku bagi mereka yang sudah memiliki nama satu kata sebelum Permendagri Nomor 73 Tahun 2022 diterbitkan.

Baca juga  Menyikapi Varian Baru Turunan Omicron, Begini Kata Kepala Dinkes Purbalingga

“Nggak masalah bagi yang namanya satu kata, itu hanya berlaku setelah Permendagri itu diterbitkan pada bulan April 2022,” ujar dia kepada serayunews.com, Senin (23/5/2022).

Terkait peraturan tersebut, dinas akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu. Hal ini perlu, supaya masyarakat atau orangtua yang baru memiliki anak paham peraturan terbaru itu. Dengan demikian, mereka tidak akan menamai anaknya hanya satu kata.

“Itu minimal dua kata dengan maksimal 60 karakter, jadi untuk penerapan hal tersebut kami akan lakukan sosialisasi sesuai instruksi pada saat kami zoom meeting dengan Kementerian Dalam Negeri,” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini