
SERAYUNEWS-Dua kelompok tim SAR mencari dua warga yang hilang pada dua lokasi yang berbeda. Kedua warga tersebut akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di perairan Kebumen.
Insiden pertama adalah yang menimpa warga Dukuh Depok RT 02/02 Desa Purwoharjo, Kecamatan Puring, Kabupaten Kabumen bernama Pawit Riyanto (33). Pawit terjatuh ke laut saat memancing di Tanjung Karang Pengantin, Pantai Lampon, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Sabtu (25/4/2026).
Tim SAR Gabungan akhirnya melakukan pencarian. Pada hari kedua pencarian yakni pada Minggu (26/4/2026), tim SAR Gabungan menemukan Pawit. Dikutip dari Instagram BPBD Kebumen, pada Minggu (26/4/2026) sore sekitar pukul 17.05 WIB, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Pantai Surumanis, sekitar 600 meter ke arah barat dari lokasi kejadian awal.
Lalu, korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan telah ditemukannya korban, operasi SAR pun resmi ditutup.
Unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian warga Puring ini antara lain USS Kebumen, BPBD Kebumen, TNI AL, Babinsa Ayah. Lalu, Polsek Ayah, Polairud Kebumen, SAR Lawet Perkasa, SAR Tunas, serta nelayan dan masyarakat setempat.
Insiden kedua adalah yang menimpa remaja bernama Ganindra Caesar Putra (16). Ganindra yang merupakan santri pondok Al Kahfi Cilacap, tenggelam saat mandi bersama empat rekannya sekitar pukul 06.00 WIB, Minggu (26/4/2026). Mereka mandi di Sungai Luk Ulo, tepatnya di bawah Jembatan Renville, Kelurahan Panjer, Kecamatan Kebumen.
Tim SAR Gabungan yang terdiri atas BPBD Kebumen, Basarnas USS Kebumen, TNI, Polri, dan PMI segera melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Sekitar pukul 09.50 WIB, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan jarak kurang lebih 30 meter dari lokasi awal kejadian. Selanjutnya, korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr. Soedirman Kebumen untuk penanganan lebih lanjut.