
SERAYUNEWS — Prestasi lulusan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali menembus tingkat internasional.
Salah satu alumni Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Hanifah Nur Azizah, resmi diberangkatkan untuk mengajar di Hat Yai Wittayakarn School, Thailand Selatan.
Keberangkatan Hanifah menjadi bukti bahwa lulusan UMP mampu bersaing di pasar kerja global dan mendapatkan kepercayaan untuk berkarier di bidang pendidikan internasional.
Program pengajaran internasional yang diikuti Hanifah dimulai pada Mei 2026. Dalam program tersebut, ia akan menjalani masa percobaan selama tiga bulan sebelum melanjutkan kontrak kerja selama satu tahun di sekolah yang berada di Thailand Selatan.
Kesempatan mengajar di luar negeri tersebut menjadi salah satu bentuk keberhasilan lulusan UMP dalam menembus dunia kerja internasional, khususnya di sektor pendidikan.
Selain menjadi pengalaman profesional yang berharga, program ini juga membuka peluang pengembangan kompetensi lintas budaya dan jejaring pendidikan global.
Wakil Rektor I UMP, Saefurrohman, menegaskan keberangkatan Hanifah merupakan bagian dari komitmen Universitas Muhammadiyah Purwokerto dalam mencetak lulusan yang memiliki daya saing internasional.
“Keberangkatan alumni PBI UMP ke Thailand ini menjadi bukti bahwa lulusan UMP mampu bersaing dan dipercaya di tingkat internasional. Kami berharap Hanifah dapat menjalankan amanah dengan baik, menjaga profesionalisme, serta menjadi duta UMP yang membawa nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kemuhammadiyahan di lingkungan global,” ujarnya.
Menurutnya, pengalaman bekerja dan mengajar di luar negeri tidak hanya memberikan manfaat bagi alumni yang bersangkutan, tetapi juga turut memperkuat reputasi UMP sebagai perguruan tinggi yang aktif mengembangkan program internasionalisasi pendidikan.
Kepala BKUI UMP, Condro Nur Alim, menjelaskan program pengajaran internasional tersebut merupakan implementasi dari kerja sama global yang terus dikembangkan oleh UMP.
“Program ini memberikan kesempatan bagi alumni untuk memperoleh pengalaman profesional di lingkungan internasional sekaligus memperluas jejaring akademik dan budaya. Kami berharap Hanifah dapat menjalankan tugas dengan baik dan menjadi representasi positif UMP di Thailand Selatan,” ujarnya.
Menurut Condro, pengalaman internasional menjadi modal penting bagi lulusan perguruan tinggi untuk menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Ia juga mengingatkan pentingnya kemampuan beradaptasi dengan budaya baru selama bertugas di luar negeri.
“Jangan kaget dengan perbedaan culture. Manfaatkan segala sesuatu termasuk fasilitas yang ada dan bangun komunikasi yang baik dengan lingkungan tempat bertugas,” katanya.
Hanifah Nur Azizah mengaku bersyukur mendapatkan kesempatan untuk mengajar di Thailand Selatan.
Baginya, program tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik sekaligus memperluas wawasan internasional.
“Kesempatan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Saya berharap dapat memberikan kontribusi terbaik bagi sekolah tempat saya mengajar, belajar dari lingkungan yang baru, serta membawa nama baik UMP di tingkat internasional,” ujarnya.
Hanifah berharap pengalaman tersebut dapat menjadi langkah awal untuk terus berkembang sebagai tenaga pendidik profesional yang mampu berkiprah di tingkat global.
Melalui program pengajaran internasional ini, UMP berharap semakin banyak mahasiswa dan alumni yang memperoleh kesempatan belajar, bekerja, maupun mengajar di luar negeri.
Langkah tersebut sejalan dengan upaya universitas dalam meningkatkan daya saing lulusan sekaligus memperkuat posisi UMP dalam jejaring pendidikan internasional.
Keberhasilan Hanifah menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan alumni lainnya bahwa peluang berkarier di tingkat global terbuka lebar bagi mereka yang memiliki kompetensi, kemampuan beradaptasi, dan semangat untuk terus berkembang.