Senin, 23 Mei 2022

250 Lukisan Karya 55 Perupa Banyumas Raya Dipamerkan di TWP Pancuran Mas

Lukisan karya perupa Banyumas Raya dipamerkan di Taman Wisata Pendidikan (TWP) Purbasari Pancuran Mas, Purbalingga. (Foto :Dok Wongso Art)

Sebanyak 250 karya dari 55 perupa di Banyumas Raya dipamerkan dalam Bursa Lukisan dan Souvenir, di Taman Wisata Pendidikan (TWP) Purbasari Pancuran Mas Purbalingga. Kegiatan ini digagas komunitas Wongso Art Purbalingga.


Purbalingga, serayunews.com

“Karya-karya tersebut dipajang di ruang As-Sakur lantai 1 Masjid Asafir TWP Pancuran Mas. Mulai pekan lalu. Kami bersyukur karena diberi tempat yang baik sehingga teman-teman perupa Banyumas Raya bisa memajang karya,” ujar Budi Setyawan, koordinator Wongso Art, Rabu (12/5/2021).

Baca juga  Ini Empat Raperda Prakarsa yang Diusulkan DPRD Purbalingga ke Bupati 

Busyet, panggilan akrab Budi Setyawan, berharap masyarakat Purbalingga dan Banyumas Raya lebih mengenal karya-karya pelukis dan perupa di wilayahnya.

“Dengan bursa lukisan dan souvenir ini diharapkan masyarakat berbagai kalangan mengoleksi karya-karya kami,” ungkap Busyet.

Harga terendah yang disiapkan para perupa kisaran Rp 7.000 berupa gantungan kunci, sementara lukisan di kanvas sekitar Rp 150 ribu.

Salah satu pelukis asal Banyumas, Mudjiono mengakui sering pameran tapi baru kali ini pajang karya yang sifatnya souveniran.

“Ini kesempatan baik bagi kami memperkenalkan karya kepada khalayak,” ujarnya.

Baca juga  Tahun 2023 Ditargetkan Jadi Tahun Kebangkitan Olahraga Purbalingga, Ini Alasannya

Seni rupa, menurut Neo, panggilan Mudjiono, tidak hanya untuk dinikmati kurator dan kalangan berduit saja.

“Kami berharap di rumah-rumah bukan hanya kalender yang dipajang tapi ada juga karya-karya kami,” harapnya.

Lukisan yang dipajang banyak lukisan naturalis dan realis seperti kebanyakan aliran para pelukis di Banyumas Raya. Sementara karya lain berupa wayang dari beragam bahan, seperti rumput (wayang suket), karpet talang, kertas duplek, dan karton.

Direktur TWP Purbasari Pancuran Mas Junjung, S.E., memberikan kesempatan kepada perupa berupa tempat untuk berjualan.

“Ini masih uji coba. Bila berhasil dan ada manfaat tentu diperpanjang,” ungkapnya.

Baca juga  Rute Penerbangan Dibuka, Bandara JBS di Wirasaba Purbalingga Layani Pemudik Lebaran Tahun Ini 

Menurut Junjung, konsumen di objek wisata berasal dari semua kalangan. Dia berharap pengunjung membeli oleh-oleh yang mudah dibawa, harga yang terjangkau, dan kontinu.

Berita Terkait

Berita Terkini