
ASSEN, SERAYUNEWS– Seri Moto3 Belanda 2026 memasuki puncaknya. Balapan utama yang digelar di Sirkuit Assen, Belanda, pada Minggu (28/6/2026), menjadi salah satu race yang paling dinantikan penggemar balap motor Indonesia.
Perhatian publik tertuju kepada Veda Ega Pratama, pebalap muda Indonesia yang kembali menunjukkan perkembangan pesat sepanjang musim 2026.
Setelah tampil impresif pada seri sebelumnya di Republik Ceko, Veda kini memiliki peluang besar untuk kembali bersaing di barisan depan. Race Moto3 Belanda dijadwalkan mulai pukul 16.00 WIB dan disiarkan langsung oleh Trans7.
Selain itu, penggemar MotoGP juga dapat mengikuti jalannya balapan melalui layanan live streaming resmi yang menayangkan seluruh rangkaian Grand Prix Belanda.
Balapan di Assen diperkirakan berlangsung ketat karena hampir seluruh pebalap papan atas hanya terpaut tipis dalam catatan waktu saat sesi kualifikasi.
Melansir berbagai sumber, berikut Serayunews sajikan ulasan selengkapnya:
Sirkuit Assen dikenal sebagai salah satu lintasan paling bersejarah dalam kalender MotoGP. Trek sepanjang lebih dari 4,5 kilometer tersebut memiliki karakter cepat dengan kombinasi tikungan mengalir yang menuntut keberanian, presisi, serta kemampuan menjaga ritme balapan.
Kesalahan kecil dapat membuat pebalap kehilangan banyak posisi. Sebaliknya, pebalap yang mampu menjaga konsistensi sejak awal race berpeluang besar finis di podium. Karakter inilah yang membuat balapan Moto3 di Assen hampir selalu berlangsung sengit hingga lap terakhir.
Nama Veda Ega Pratama menjadi sorotan setelah mencatatkan performa luar biasa pada seri Moto3 Ceko pekan lalu.
Saat itu, pebalap Honda Team Asia tersebut memulai balapan dari posisi ke-20. Meski demikian, ia mampu melakukan comeback spektakuler hingga finis di urutan kelima.
Hasil tersebut menjadi salah satu pencapaian terbaik Veda sepanjang musim 2026 sekaligus membuktikan bahwa dirinya mampu bersaing dengan para pebalap terbaik dunia.
Modal positif itu dibawa Veda ke Assen dengan target memperbaiki posisi di klasemen sekaligus mengejar podium pertamanya di Moto3.
Saat ini Veda menempati peringkat keenam klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 82 poin. Jika kembali meraih hasil maksimal, peluangnya menembus lima besar klasemen terbuka lebar.
Veda tampil meyakinkan sejak sesi Qualifying 1 (Q1). Dia langsung mencatat waktu tercepat 1 menit 41,170 detik pada awal sesi. Catatan tersebut sempat bertahan cukup lama sebelum akhirnya dilewati Scott Ogden yang membukukan waktu 1 menit 41,080 detik.
Memasuki menit-menit terakhir, Casey O’Gorman berhasil mengambil alih posisi terdepan dengan waktu 1 menit 41,050 detik. Meski turun ke posisi ketiga, hasil itu sudah cukup mengantarkan Veda lolos ke sesi Qualifying 2 (Q2).
Pada sesi penentuan pole position, persaingan berlangsung jauh lebih ketat. Joel Kelso sempat memimpin setelah membukukan waktu 1 menit 40,559 detik.
Veda terus memperbaiki catatan waktunya dan hanya terpaut sekitar sepersepuluh detik dari pebalap asal Australia tersebut. Namun situasi berubah drastis pada lima menit terakhir.
Brian Uriarte sempat mengambil alih posisi pertama sebelum akhirnya Maximo Quiles tampil luar biasa dengan catatan 1 menit 40,130 detik yang tidak mampu dikalahkan hingga sesi berakhir.
Di saat bersamaan, Marco Morelli, Adrian Cruces, dan Davide Almansa berhasil memperbaiki waktunya sehingga Veda harus puas mengamankan posisi ketujuh.
Meski demikian, hasil tersebut tetap menjadi modal yang sangat baik karena Veda akan memulai balapan dari tiga baris terdepan.
Berikut susunan pembalap terdepan pada grid Moto3 Belanda 2026:
1. Maximo Quiles
2. Joel Kelso
3. Brian Uriarte
4. Marco Morelli
5. Adrian Cruces
6. Davide Almansa
7. Veda Ega Pratama
Sementara pebalap Malaysia, Hakim Danish, harus puas mengawali balapan dari posisi ke-16.
Posisi start ketujuh memberikan keuntungan tersendiri bagi Veda. Dengan karakter Sirkuit Assen yang memungkinkan aksi saling salip di beberapa sektor, peluang untuk menembus lima besar bahkan podium tetap terbuka lebar.
Keunggulan lain yang dimiliki Veda adalah kecepatannya dalam menjaga ritme balapan. Pada beberapa seri terakhir, ia mampu tampil semakin cepat setelah memasuki pertengahan race.
Jika mampu mempertahankan posisi pada lap-lap awal dan terhindar dari insiden, bukan tidak mungkin Veda akan kembali mencetak sejarah bagi balap motor Indonesia.
Selain Moto3, seluruh kelas balap juga akan menggelar race utama pada hari yang sama.
Jadwal lengkapnya sebagai berikut:
Moto3
– Minggu, 28 Juni 2026
– Pukul 16.00 WIB
– Live Trans7
Moto2
– Minggu, 28 Juni 2026
– Pukul 17.15 WIB
– Live Streaming Resmi
MotoGP
– Minggu, 28 Juni 2026
– Pukul 19.00 WIB
– Live Trans7 dan layanan streaming resmi.
Di kelas MotoGP, persaingan menuju perebutan gelar juara dunia juga semakin menarik. Jorge Martin berhasil merebut pole position setelah tampil dominan dalam sesi kualifikasi.
Dia akan didampingi Ai Ogura dan Marco Bezzecchi di barisan terdepan. Sementara Raul Fernandez, Francesco Bagnaia, dan Fabio Di Giannantonio menempati grid kedua.
Juara dunia bertahan Marc Marquez harus memulai balapan dari posisi ketujuh setelah gagal menembus dua baris terdepan.
Bezzecchi sendiri masih memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 186 poin, unggul tipis atas Jorge Martin yang mengoleksi 177 poin. Fabio Di Giannantonio berada di posisi ketiga dengan 164 poin sehingga persaingan perebutan gelar dipastikan semakin sengit.
Moto3 Belanda 2026
– Hari/Tanggal: Minggu, 28 Juni 2026
– Lokasi: Sirkuit Assen, Belanda
– Waktu: 16.00 WIB
– Siaran Langsung: Trans7
– Live Streaming: Vidio, Vision+, dan SPOTV 2 (sesuai hak siar).
Balapan Moto3 Belanda 2026 menjadi kesempatan emas bagi Veda Ega Pratama untuk melanjutkan tren positifnya musim ini.
Berbekal performa apik dalam kualifikasi dan kepercayaan diri setelah hasil impresif di seri sebelumnya, pebalap muda Indonesia itu berpeluang kembali memberikan kejutan di Sirkuit Assen sekaligus mengincar podium pertamanya di ajang Moto3.