
PURWOKERTO, SERAYUNEWS-Universitas Terbuka (UT) Purwokerto kembali memberikan pembekalan kepada mahasiswa barunya melalui kegiatan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) dan Klinik Ujian (KU) Daring Semester 2026/2027 Ganjil. Kegiatan yang digelar secara daring pada Minggu (23/8/2026) tersebut diikuti oleh 773 mahasiswa baru.
Kegiatan diawali dengan sambutan Direktur UT Purwokerto, Dr. Prasetyarti Utami, S.Si., M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan gambaran mengenai Universitas Terbuka sebagai pionir pertama perguruan tinggi yang mengembangkan sistem Pendidikan Tinggi Terbuka dan Jarak Jauh (PTTJJ) di Indonesia.
Universitas Terbuka yang berkantor pusat di Pondok Cabe, Tangerang Selatan, saat ini memiliki jaringan layanan yang menjangkau berbagai wilayah. Layanan tersebut didukung oleh 39 UT Daerah dan satu Kantor Layanan UT Luar Negeri, sehingga mahasiswa dapat memperoleh akses pendidikan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri.
Dr. Prasetyarti juga menjelaskan posisi UT sebagai salah satu dari 24 Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) di Indonesia. Menurutnya, karakteristik pembelajaran UT yang fleksibel dan tidak mengenal batas memungkinkan masyarakat melanjutkan pendidikan tinggi sambil tetap menjalankan pekerjaan maupun aktivitas lainnya. Karena itu, sistem pembelajaran dirancang agar dapat menyesuaikan kondisi dan kebutuhan mahasiswa. Sistem pendidikan di UT mengusung konsep kemandirian. Mandiri bukan berarti “sendirian belajarnya” tetapi mahasiswa baru sudah disiapkan fasilitas berupa buku bahan ajar, layanan bantuan belajar berupa tutorial, dan berbagai skema ujian yang bisa dipilih sesuai keinginan mahasiswa.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa baru juga mendapatkan informasi mengenai sejumlah fasilitas pendukung pembelajaran yang dapat dimanfaatkan selama kuliah, antara lain tutorial online, tutorial webinar, serta tutorial tatap muka. Layanan tersebut menjadi bagian dari dukungan UT agar mahasiswa dapat mengikuti proses belajar secara optimal meskipun menempuh pendidikan dengan sistem jarak jauh.
Untuk wilayah layanan UT Purwokerto, mahasiswa juga diperkenalkan dengan keberadaan 43 Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) yang tersebar di 7 kabupaten dan 1 kota. SALUT menjadi salah satu pusat layanan yang dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk mendapatkan informasi serta pendampingan selama menjalani masa studi.
Tak hanya berkaitan dengan akademik, mahasiswa baru juga mendapatkan pengenalan mengenai berbagai aktivitas kemahasiswaan di UT Purwokerto. Organisasi kemahasiswaan (Ormawa) menjadi salah satu wadah yang dikembangkan untuk mendorong mahasiswa meningkatkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, sekaligus membentuk karakter.
Sejumlah materi diberikan selama rangkaian OSMB dan Klinik Ujian Daring. Materi tersebut meliputi pengenalan sistem pendidikan tinggi di Indonesia dan konsep pendidikan terbuka dan jarak jauh, registrasi mahasiswa, penggunaan aplikasi MyUT, berbagai jenis ujian, serta strategi belajar di Universitas Terbuka.
Mahasiswa baru turut mendapatkan informasi mengenai layanan digital UT dan materi terkait pencegahan dan penanganan kekerasan seksual (PPKS). Selain itu, diperkenalkan pula berbagai program yang dapat diikuti mahasiswa, mulai dari beasiswa dan pengembangan prestasi hingga organisasi kemahasiswaan serta kegiatan di bidang olahraga dan seni.
Pelaksanaan OSMB dan Klinik Ujian secara daring sekaligus memberikan pengalaman awal kepada mahasiswa baru dalam mengikuti aktivitas akademik melalui sistem pembelajaran jarak jauh yang menjadi karakteristik UT.
Melalui kegiatan tersebut, UT Purwokerto berharap para mahasiswa baru dapat lebih memahami sistem perkuliahan, layanan akademik, serta lingkungan kemahasiswaan di Universitas Terbuka. Sebanyak 773 mahasiswa yang mengikuti kegiatan diharapkan mampu memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia dan mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik selama menjalani pendidikan.