Selasa, 24 Mei 2022

Ada Motif Jenderal Soedirman, Yuk Intip Deretan Batik Khas Purbalingga 

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi diperkenalkan dengan motif batik Soedirman karya Heru Nurcahyo warga Kecamatan Rembang.

Satu di antara kerajinan yang dihasilkan di Kabupaten Purbalingga yakni kain batik. Tak hanya sebatas merawat warisan leluhur negeri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) juga berupaya mensejahterakan perajinnya. Melalui beberapa kali festival batik, pemerintah memperkenalkan sejumlah motif khas. Selain Batik Goa Lawa dan Wayang Suket, lahir lagi satu motif Batik Soedirman.


Rembang, serayunews.com

Batik motif Soedirman merupakan karya Heru Nurcahyo warga Kecamatan Rembang. Motif batik terinspirasi dari gambar Jenderal Soedirman sebagai tokoh pahlawan nasional kelahiran Kecamatan Rembang. Di sisi motif siluet Sang Jenderal terdapat motif bunga dan dedaunan. Desain motif itu tercetus setelah Heru mengikuti pelatihan disain motif batik yang diselenggarakan pemerintah.

Baca juga  Alhamdulillah, 500 Guru Ngaji di Purbalingga Dapat THR Idulfitri

“Dalam pelatihan, kita Desa Bodaskarangjati dituntut untuk membuat inovasi identitas batik tersendiri,” kata Heru.

Dijelaskan, selain ada ikon siluet Jenderal Besar Soedirman. Pada motif tersebut terdapat beberapa unsur lain. Tentunya yang masih khas di wilayah setempat. Seperti dedaunan, karena di Desa Bodaskarangjati kebanyakan masyarakatnya memiliki mata pencaharian berkebun, bertani, dan makanan yang tidak ketinggalan adalah sayur sayuran.

“Batik ini belum diproduksi masal, demikian pula pemasarannya. Namun para perangkat desa ataupun ASN di lingkungan Kecamatan Rembang wajib memiliki batik ini,” ujarnya.

Baca juga  Wow! Bioskop Rajawali Purwokerto Ramai Dibahas di Twitter, Ada Apa?

Camat Rembang, Revon Harpindiat berharap Bupati melalui Pemkab Purbalingga bisa mensupport karya lokal ini. “Harapan kami batik Soedirman ini bisa jadi salah satu ikon ciri khas purbalingga, mohon disupport pengrajin batiknya, sehingga menjadi produk yang membanggakan warga Bodas,” katanya.

Motif baru yang menambah keragaman karya batik kota Perwira itu dikenalkan kepada Bupati Dyah Hayuning Pratiwi, saat dirinya berkegiatan Amaliyah Ramadhan di Masjid Jenderal Soedirman Darul Falah, Sabtu (01/05/2021). Tiwi sangat mengapresiasi karya tersebut. Selain melestarikan budaya nusantara yakni batik, seiring  perkembangan jaman juga perlu ada inovasi. Sehingga bisa menjadi sumber perekonomian masyarakat pula.

Baca juga  Respons Cepat Kebakaran Kapal Nelayan, Pertamina Cilacap Turunkan Tim Damkar

“Tentunya ini hal yang sangat positif, sehingga Purbalingga semakin beragam motif batiknya, yang harapannya bisa terus mendunia dari kekhasan Purbalingga,” ujarnya.

Terkait produk batik asli Bodaskarangjati, Tiwi menyampaikan bahwa Pemkab Purbalingga memiliki program prioritas pemulihan ekonomi. Salah satunya bantuan dana hibah stimulan untuk Kelompok UMKM, Kelompok Wisata dan Kelompok Tani melalui proses survei.

“Para Kelompok UMKM perajin batik di Bodaskarangjati nanti bisa mengajukan proposal untuk mendapatkan bantuan stimulan ini,” kata dia.

Editor :M Amron

Berita Terkait

Berita Terkini