
PURWOKERTO, SERAYUNEWS – Kebanggaan dirasakan masyarakat Banyumas, khususnya keluarga besar SMA Negeri 1 Purwokerto, setelah sosok alumninya dipercaya menjadi Komandan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka.
Sosok tersebut adalah Kolonel Inf. Priyo Handoyo, S.Sos., M.Si., perwira TNI Angkatan Darat yang berdiri tegap memimpin pasukan upacara di hadapan Presiden Republik Indonesia dan masyarakat yang menyaksikan jalannya upacara.
Priyo merupakan alumni SMA Negeri 1 Purwokerto angkatan 2000. Penampilannya di Istana Merdeka menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan panjang pengabdiannya sebagai prajurit TNI.
Perjalanan Priyo Handoyo sebagai prajurit dimulai setelah menyelesaikan pendidikan menengah di SMA Negeri 1 Purwokerto pada 2000.
Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Akademi Militer (Akmil) Magelang. Setelah lulus pada 2003, Priyo memilih korps Infanteri sebagai bagian dari perjalanan karier militernya.
Penugasan awal membawanya ke wilayah Kaimana, Papua. Lingkungan tugas tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan pengalaman dan kemampuan Priyo sebagai prajurit.
Berbagai penugasan yang dijalaninya kemudian membentuk karakter kepemimpinan yang membawanya ke sejumlah posisi strategis di lingkungan TNI.
Karier Priyo semakin menonjol ketika ia mendapat kepercayaan memimpin Yonif Raider 613/Raja Alam pada periode 2020-2022.
Dalam periode tersebut, Priyo memimpin operasi di wilayah Yambi, Puncak, Papua. Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam narasi ini, pasukan yang dipimpinnya berhasil melumpuhkan salah satu tokoh kelompok bersenjata setempat, Kopengga Enumbi.
Penugasan tersebut menjadi salah satu pengalaman penting dalam perjalanan Priyo sebagai komandan satuan tempur.
Setelah menjalankan tugas di medan operasi, ia kemudian memasuki jalur komando teritorial.
Priyo dipercaya menjadi Komandan Kodim 0908/Bontang, kemudian menjalani penugasan sebagai perwira menengah di Mabes TNI.
Karier Priyo kemudian berlanjut ke wilayah Jawa Tengah. Sejak Agustus 2025, ia dipercaya menjabat sebagai Komandan Kodim 0733/Kota Semarang.
Posisi tersebut menjadi bagian dari perjalanan kepemimpinannya di lingkungan TNI AD sebelum akhirnya mendapat kepercayaan memimpin upacara kenegaraan di Istana Merdeka.
Penunjukan sebagai komandan upacara menjadi bentuk kepercayaan terhadap pengalaman, kemampuan kepemimpinan, serta kesiapan seorang perwira dalam menjalankan tugas pada momentum kenegaraan.
Bagi keluarga besar SMAN 1 Purwokerto dan masyarakat Banyumas, perjalanan Priyo Handoyo menjadi cerita tentang bagaimana pendidikan dan pengalaman sejak daerah dapat mengantarkan seseorang ke panggung kenegaraan.
Tugas sebagai Komandan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan kariernya.
Dari ruang kelas di Purwokerto, Priyo kemudian menempuh pendidikan militer, menjalani berbagai penugasan, memimpin satuan, hingga akhirnya berdiri di hadapan Presiden sebagai komandan upacara peringatan hari kemerdekaan.
Perjalanan tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa pengabdian kepada bangsa dapat ditempuh melalui berbagai jalur.
Bagi alumni SMAN 1 Purwokerto, nama Priyo Handoyo kini menjadi salah satu simbol kebanggaan dari Banyumas yang berhasil tampil di panggung nasional.