
SERAYUNEWS – Apa alasan Boiyen gugat cerai suami? Kabar kurang menyenangkan datang dari dunia hiburan Tanah Air. Komedian Yeni Rahmawati, yang lebih dikenal dengan nama Boiyen, resmi mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya, Rully Anggi Akbar.
Gugatan tersebut terbilang mengejutkan publik karena usia pernikahan mereka masih sangat singkat, yakni sekitar dua bulan sejak resmi menikah pada November 2025.
Peristiwa ini pun memunculkan banyak pertanyaan, termasuk soal alasan di balik keputusan Boiyen membawa permasalahan rumah tangganya ke ranah hukum.
Berikut rangkuman perjalanan kasus gugatan cerai Boiyen, disertai sejumlah fakta dan isu yang mengiringinya.
Gugatan Cerai Resmi Terdaftar di Pengadilan Agama Tigaraksa
Pengajuan gugatan cerai Boiyen telah dibenarkan oleh pihak Pengadilan Agama Tigaraksa, Tangerang. Humas Pengadilan Agama Tigaraksa, Moh. Sholahuddin, memastikan bahwa perkara perceraian tersebut telah masuk dan tercatat secara resmi dalam sistem informasi pengadilan.
Menurut keterangan pihak pengadilan, gugatan cerai atas nama Yeni Rahmawati dan Rully Anggi Akbar terdaftar pada 20 Januari 2026.
Dengan demikian, proses hukum perceraian pasangan ini sudah berjalan secara formal dan tidak lagi sebatas rumor.
Proses persidangan perceraian Boiyen dan Rully juga telah memasuki tahap awal. Sidang perdana diketahui telah dilaksanakan pada Selasa, 27 Januari 2026.
Meski demikian, pihak pengadilan tidak memberikan rincian terkait kehadiran kedua belah pihak maupun materi yang dibahas dalam sidang tersebut.
Hal ini wajar mengingat perkara perceraian termasuk ranah privat yang hanya dapat diungkap secara terbatas. Pihak pengadilan menegaskan bahwa agenda persidangan akan terus berlanjut, dengan sidang berikutnya dijadwalkan pada Selasa, 3 Februari 2026.
Apa Alasan Boiyen Gugat Cerai Suami?
Hingga kini, alasan pasti Boiyen menggugat cerai suaminya belum diungkap ke publik. Pihak Pengadilan Agama menegaskan bahwa substansi gugatan merupakan kewenangan majelis hakim dan tidak dapat disampaikan ke luar persidangan.
Dengan demikian, publik hanya dapat mengetahui fakta-fakta administratif, seperti tanggal pendaftaran gugatan dan jadwal sidang.
Sementara itu, penyebab perceraian baru akan terungkap jika salah satu pihak memilih menyampaikan pernyataan secara terbuka.
Meski pihak pengadilan tidak mengungkapkan alasan spesifik gugatan cerai, perhatian publik tertuju pada isu yang menyeret nama Rully Anggi Akbar.
Beberapa waktu setelah pernikahan berlangsung, Rully dikabarkan terseret dalam dugaan kasus penipuan atau penggelapan dana investasi.
Dalam pemberitaan yang beredar, Rully disebut-sebut dilaporkan oleh rekan bisnisnya dengan nilai kerugian ratusan juta rupiah.
Meskipun belum ada pernyataan resmi yang memastikan keterkaitan langsung antara kasus tersebut dengan gugatan cerai, rentetan peristiwa yang terjadi dalam waktu berdekatan memicu berbagai spekulasi.
Pernikahan Singkat yang Mengejutkan Publik
Boiyen dan Rully Anggi Akbar diketahui melangsungkan pernikahan pada 15 November 2025.
Resepsi pernikahan mereka digelar secara mewah di kawasan BSD, Tangerang Selatan, dan sempat menjadi sorotan karena berlangsung cukup tertutup dari sorotan media.
Publik mengenal Boiyen sebagai figur yang jarang mengumbar kehidupan pribadi, termasuk soal hubungan asmaranya.
Bahkan sebelum menikah, identitas Rully relatif jarang diperkenalkan ke publik. Perbedaan latar belakang profesi disebut-sebut menjadi salah satu alasan pasangan ini memilih menjaga privasi.
Hingga artikel ini ditulis, proses perceraian Boiyen dan Rully Anggi Akbar masih berjalan. Publik kini menantikan perkembangan sidang lanjutan yang dijadwalkan pada awal Februari 2026.
Apakah gugatan cerai ini akan berujung putusan cepat atau justru berlanjut panjang, semuanya akan ditentukan dalam proses persidangan ke depan.***






