Jumat, 2 Desember 2022

Asik Berduaan di Kamar, Sejumlah Pasangan Mengaku Menikah Siri

Sembilan Pasangan dan Oknum PNS Terjaring Razia Satpol PP

Petugas Satpol PP dan PM TNI mendapati pasangan bukan suami istri di salah satu rumah kos jalan Dr Soetomo Cilacap saat razia Cipta Kondisi jelang Ramadhan, Sabtu (20/5/2017).

CILACAP,SERAYUNEWS.COM-Di salah satu rumah kos Jalan Soetomo, satu pasangan bukan suami istri juga kaget saat petugas menggedor kamar mereka. Begitu kamar terbuka, pria asli Jakarta berusia 35 tahun itu bersembunyi di dalam kamar mandi. Sementara pasangannya, gadis kelahiran 1999 asal Kebonmanis itu tampak kebingungan. Keduanya mampu menunjukan KTP, tetapi mereka tidak mampu menunjukan surat nikah. Setelah berganti pakaian, petugas menggiring mereka ke kantor.

Razia berlanjut di Kelurahan Kebonmanis, petugas merazia satu rumah kos dan tiga hotel. Hasilnya, beberapa pasangan yang tidak mampu menunjukan surat nikah tak berkutik saat petugas memerintahkan mereka untuk naik truk dalmas. Pasangan yang kedapatan berdua di dalam kamar itu sebagian mengaku telah menikah siri. Pasangan lain yang terjaring razia dihotel juga mengaku bersama saudara perempuannya atau adik sepupu.
.
Kepala Satpol PP Dityasa Pradipta melalui Kepala Bidang Kentraman Keteriban Umum (Trantibum), Indarto mengatakan, total sebanyak sembilan pasangan tidak sah dan lima orang tidak memiliki Kartu tanda Penduduk (KTP) terjaring razia. Saat diperksa di Kantor Satpol PP Cilacap, mereka yang tidak memiliki atau membawa kartu identitas didata untuk kemudian kerabat atau keluarga membawakan kartu identitas.

“Lima orang yang tidak membawa KTP, kami data kemudian menyuruh keluarga atau rekan mereka membawa kartu atau surat identas lain ke kantor Satpol PP saat itu juga. Setelah diberikan penjelasan Peraturan Daerah Nomor 1 tahun 2015 tentang penyelenggaraan administrasi kependudukan, dimana dinyatakan warga Negara wajib memiliki KTP dan wajib dibawa saat bepergian,” jelasnya, Minggu (21/5/2017) dini hari.

Dikatakannya, bagi pasangan tidak sah yang terjaring razia, diwajibkan untuk menghadirkan keluarga mereka ke kantor Satpol PP. Menurutnya, beberapa pasangan yang mengaku menikah siri bisa jadi secara agama sah. Namun, secara hukum dan UU perkawinan di Indonesia, pernikahan wajib di catatkan di KUA, atau di catatan sipil.

“Ada remaja putri yang umurnya masih muda, kami tunggu orang tuanya hadir ke kantor. Tujuannya untuk mengklarifikasi apakah benar hubungan anak gadis mereka dengan pacarnya sudah direstui atau belum, karena bagaimanapun juga sebagai orang tua pasti mengkhawatirkan keberadaan anaknya,” ungkapnya.

Razia Satpol PP Cilacap, Baca Juga

Di Luar Kamar Saat Razia, Oknum PNS dinilai Tidak Melanggar

Oknum PNS dan Belasan Remaja Terjaring Razia di Hotel dan Rumah Kos

 

Berita Terpopuler

Berita Terkini