Sabtu, 29 Januari 2022

Awal Tahun, Tingkat Hunian Hotel di Baturaden Masih Sepi

Ketua PHRI Banyumas, Irianto. (Foto : Hermiana E.Effendi)

Memasuki awal tahun 2022, tingkat hunian hotel di kawasan Baturaden dan sekitarnya masih sepi. Padahal pada bulan November-Desember 2021, okupasi hotel sempat meningkat hingga 70 persen.


Purwokerto, Serayunews.com

Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Banyumas, Irianto mengatakan, pada bulan Januari 2022 ini, tingkat hunian hotel kembali menurun. Bahkan bisa dikategorikan sangat sepi.

“Hotel di kawasan Lokawisata Baturaden, pada awal tahun ini masih sepi, meskipun sebenarnya tingkat kunjungan wisata mulai meningkat. Hal ini kemungkinan karena wisatawan masih didominasi dari wisatawan lokal atau sekitar Banyumas yang masih berjarak dekat, sehingga tidak menginap,” katanya, Sabtu (8/1/2022).

Baca juga  PMI Banjarnegara Kirimkan Tim Teknis Wash Respons ke Lumajang

Lebih lanjut Irianto menjelaskan, pada bulan November dan Desember 2021, saat Banyumas turun level dan tempat wisata mulai dibuka, tingat hunian hotel di kawasan Baturaden mulai terdongkrak. Wisatawan yang menginap pada waktu itu, didominasi dari kalangan keluarga yang berlibur.

Setelah libur akhir tahun usai, lanjutnya, hunian hotel juga kembali menurun. Menurutnya, saat ini pendapatan hotel baru dapat mencukupi untuk operasional saja.

Irianto berharap pada pertengahan tahun atau libur anak-anak sekolah nanti, okupasi hotel kembali meningkat. Seiring dengan menurunnya kasus Covid-19 serta peningkatan kunjungan wisata.

Baca juga  Banyak Salah Persepsi Terkait Pengertian Terintegrasi Dalam Perizinan Rumah Sakit

“Kalau dalam satu-dua bulan ke depan, kemungkinan kondisi masih sama, baru pada pertengahan tahun kemungkinan hotel mulai menggeliat, karena untuk hotel-hotel yang berlokasi di Baturaden, tingkat huniannya sangat bergantung pada wisatawan yang datang,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, kunjungan wisatawan di Baturaden sudah mulai meningkat dan pekan lalu merupakan tingkat kunjungan tertinggi, yaitu mencapai di atas 6.000 pengunjung. Namun, hal tersebut belum mampu mendongkrak tingkat hunian hotel di Baturaden.

Editor :M Amron

Berita Terkait

Berita Terkini