
SERAYUNEWS-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tegal menginformasikan peringatan dini potensi banjir pesisir atau rob. Potensi itu bisa terjadi pada Senin (11/5/2026). Potensi rob itu terjadi Tegal dan sekitarnya pada sore.
Dikutip dari Instagram BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tegal, disebutkan masyarakat pesisir diimbau waspada terhadap peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum. Fenomena itu berpotensi menyebabkan banjir pesisir atau rob pada Senin (11/5/2026) pukul 15.00 WIB sampai 17.00 WIB. Rob tersebut berpotensi terjadi di wilayah pesisir Tegal, Brebes, dan Pemalang.
Jika rob terjadi, akan berdampak pada aktivitas warga. Aktivitas warga yang akan terdampak di antaranya adalah bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di permukiman pesisir, aktivitas tambak garam dan perikanan darat. Warga diimbau untuk siaga mengantisipasi dampak air pasang maksimum. Kemudian masyarakat bisa memantau perkembangan melalui media sosial BMKG.
BMKG Tegal menjelaskan, bahwa peningkatan ketinggian air laut maksimum terjadi karena adanya fase bulan purnama pada 2 Mei 2026 yang berpotensi meningkatkan air laut maksimum.
Diketahui, fenomena banjir pesisir atau rob sering terjadi di pesisir utara Pulau Jawa. Naiknya air laut sampai daratan bisa berdampak pada aktivitas masyarakat. Salah satu kebijakan yang sedang diusahakan pemerintah adalah membentuk tanggul raksasa di pantura agar banjir pesisir tidak lagi menggenangi daratan.