
PURWOKERTO, SERAYUNEWS – Bank Indonesia (BI) Purwokerto menggelar Lomba Memasak Pangan Halal sebagai bagian dari rangkaian Road to Selaras – Semarak Festival Ekonomi Syariah Eks Karesidenan Banyumas.
Mengangkat tema “Fusion Masakan Halal: Kreasi Menu Nusantara”, lomba tersebut mengajak peserta mengolah hidangan Nusantara dengan sentuhan kreativitas dan inovasi, sekaligus tetap memperhatikan aspek kehalalan bahan dan produk yang digunakan.
Lomba memasak ini terbuka dalam dua kategori peserta, yakni Umum/Individu dan Perwakilan Pondok Pesantren. Untuk kategori umum, peserta yang mengikuti lomba bukan merupakan chef profesional.
Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp9 juta. Masing-masing kategori mendapatkan hadiah dengan rincian sebagai berikut:
Juara Hadiah
Juara 1 Rp2.000.000
Juara 2 Rp1.500.000
Juara 3 Rp1.000.000
Dengan dua kategori peserta, total hadiah untuk seluruh pemenang mencapai Rp9 juta.
Pendaftaran lomba dibuka secara gratis mulai 9 hingga 15 Agustus 2026. Peserta yang dinyatakan lolos nantinya mengikuti sesi pelatihan memasak pada 18 Agustus 2026.
Pelatihan tersebut menjadi pembekalan sebelum peserta mengikuti perlombaan yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Agustus 2026.
Peserta yang ingin mengikuti lomba harus memenuhi sejumlah persyaratan. Salah satunya merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di wilayah Banyumas Raya.
Selain itu, peserta wajib menggunakan bahan dan produk yang memenuhi ketentuan halal selama mengikuti perlombaan.
Peserta juga diwajibkan mengikuti akun media sosial resmi Bank Indonesia Purwokerto di Instagram, TikTok, atau YouTube dengan nama akun @bank_indonesia_purwokerto, serta akun X @bi_purwokerto.
Dalam pelaksanaan lomba, peserta akan mengolah hidangan dengan kategori main course. Panitia memberikan waktu selama 60 menit untuk menyelesaikan masakan.
Untuk mendukung proses memasak, panitia menyediakan sejumlah fasilitas. Perlengkapan tersebut meliputi kompor, tabung gas, meja kerja, dan air bersih.
Peserta juga mendapatkan peralatan masak standar, seperti panci, penggorengan, spatula, set pisau, talenan, serta piring untuk plating.
Dengan fasilitas tersebut, peserta dapat lebih fokus pada proses mengolah menu dan menyajikan hidangan sesuai tema lomba.
Juri tidak hanya menilai rasa masakan. Sejumlah aspek lain turut menjadi pertimbangan dalam menentukan pemenang.
Penilaian mencakup kesesuaian menu dengan tema, cita rasa, kreativitas dan inovasi, serta tampilan atau plating.
Juri juga akan memperhatikan aspek higienitas dan sanitasi selama proses memasak.
Selain itu, teknik presentasi produk turut menjadi bagian dari penilaian. Peserta perlu memperhatikan bukan hanya hasil akhir masakan, tetapi juga bagaimana hidangan tersebut dipersiapkan dan disajikan.
Tema “Fusion Masakan Halal: Kreasi Menu Nusantara” memberikan ruang bagi peserta untuk mengeksplorasi makanan khas Indonesia dengan pendekatan yang lebih kreatif.
Namun, inovasi tersebut tetap harus memperhatikan penggunaan bahan yang halal serta aspek kebersihan selama proses pengolahan.
Peserta yang memenuhi persyaratan dapat melakukan pendaftaran secara daring dengan mengisi formulir melalui tinyurl.com/MemasakHalal.
Informasi lebih lanjut mengenai lomba juga dapat diperoleh melalui kontak panitia.
Peserta dapat menghubungi Anton Febriawan di 0821-1335-2920 atau Rizki Fakhri Nugraha di 0851-5506-0289.
Melalui lomba tersebut, Bank Indonesia Purwokerto tidak hanya menghadirkan kompetisi memasak, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat dan perwakilan pondok pesantren untuk mengeksplorasi kuliner Nusantara dalam perspektif pangan halal.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Road to Selaras yang mengangkat ekonomi syariah, dengan kuliner halal sebagai salah satu bidang yang dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari. (Bintang Yassir Hadi)***