Senin, 23 Mei 2022

Banyak Warga Berbelanja, Polresta Banyumas Kerahkan Water Cannon

Penyemprotan disinfektan dengan water cannon di di sejumlah tempat pusat perbelanjaan (Shandi Yanuar)

Sat Sabhara Polresta Banyumas mengerahkan Kendaraan Taktis (Rantis) Water Cannon untuk melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah tempat pusat perbelanjaan. Tujuannya, agar masyarakat yang tengah berburu pakaian menjelang Idulfitri bisa sedikit terjaga dari bahaya penuluran Covid-19. Selain pusat perbelanjaan, mereka juga menyemprot tempat ibadah serta wilayah untuk berjualan takjil.


Purwokerto, serayunews.com

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol M Firman L Hakim melalui Kasat Sabhara, Kompol Aldino Agus Anggoro mengatakan, penyemprotan meggunakan water cannon sudah dilakukan sejak Sabtu (9/5) atau menjelang Idulfitri. Pihaknya kerap kali mendapati masyarakat yang menumpuk di depan lokasi pusat perbelanjaan seperti di Jalan Jenderal Soedirman.

Baca juga  Anggota DPD RI, Casytha Bagikan Makanan untuk Ibu Hamil serta Sembako di Banyumas

“Kita lakukan penyemprotan dari mulai wilayah Pasar Wage hingga menuju ke Alun-alun Purwokerto dan Masjid Agung. Karena di Masjid Agung rencananya akan digunakan untuk melaksanakan salat Id,” ujar dia, Senin (11/5).

Aldino menambahkan, tidak hanya di wilayah pusat perbelanjaan saja yang menjadi sasaran penyemprotan kendaraan taktisnya, di lokasi-lokasi pusat penjualan takjil juga dilakukan penyemprotan.

“Kemarin kita sempat melakukan penyemprotan di penjual Takjil Taman Makan Pahlawan, kemudian di wilayah GOR Satria Purwokerto juga. Besok kita akan lakukan penyemprotan di sekitar Unsoed, di sana juga banyak yang berjualan takjil,” katanya.

Baca juga  Penting! Jalur Lintas Selatan Cilacap Mulai Dipadati Pemudik
Penyemprotan disinfektan di area masjid (Shandi Yanuar)

Penyemprotan tempat penjual takjil, menurut Aldino, dilakukan sebelum penjual berdagang, untuk mengindari makanan terkena semprotan disinfektan. Kemudian pihaknya juga tetap memberikan himbauan kepada masyarkaat menggunakan pengeras suara portabel agar selalu menerapkan protokol kesehatan ketika hendak berbelanja.

“Kami juga terus membagikan masker kepada masyarkat. Kepada pengelola toko, kami mengimbau agar mereka selalu menerapkan protokol kesehatan. Seperti pembatasan pengunjung, dengan kapasitas maksimal 50 persen dari kapasitas yang ada. Pihak pengelola kami juga minta untuk menyediakan nomor antrean, semisal toko hanya mampu menampung 100 orang, 50 orang masuk ke dalam, sisanya menunggu di luar dengan nomor antrean. Tentunya mengantre di luar toko pun harus menerapkan protokol kesehatan seperti jaga jarak,” kata dia.

Berita Terkait

Berita Terkini