
BANYUMAS, SERAYUNEWS – Sebanyak 110.000 liter air bersih didistribusikan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy ke enam kabupaten/kota yang mulai terdampak kekeringan selama periode 24–31 Juli 2026.
Penyaluran dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Banyumas, dan Kota Banjar. Data dari BBWS Citanduy, Rabu (5/8/2026) menyebutkan distribusi dilakukan secara bertahap berdasarkan hasil pemantauan lapangan dan koordinasi dengan pemerintah daerah agar bantuan diprioritaskan ke wilayah yang mengalami penurunan ketersediaan air bersih.
Skema tersebut menjadi langkah cepat pemerintah dalam menjaga layanan dasar masyarakat di tengah meningkatnya dampak musim kemarau. Memasuki musim kemarau, sejumlah daerah di wilayah kerja BBWS Citanduy mulai mengalami penurunan debit mata air, sumur warga, maupun sumber air permukaan.
Kondisi tersebut menyebabkan sebagian masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan rumah tangga, mulai dari konsumsi, memasak, hingga sanitasi.Distribusi air bersih menjadi salah satu bentuk penanganan darurat yang dilakukan pemerintah untuk mengurangi dampak kekeringan. Penyaluran dilakukan secara bertahap agar volume bantuan dapat disesuaikan dengan tingkat kebutuhan di masing-masing wilayah terdampak, sekaligus memastikan distribusi berlangsung cepat dan tepat sasaran.
Selain penyaluran air bersih, BBWS Citanduy terus memperbarui data kondisi kekeringan melalui pemantauan lapangan dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait. Informasi tersebut menjadi dasar dalam menentukan lokasi prioritas apabila kebutuhan air bersih terus meningkat selama musim kemarau berlangsung.
Masyarakat juga diimbau menggunakan air secara hemat untuk menjaga ketersediaan sumber air yang masih ada. Di sisi lain, pemerintah membuka ruang pelaporan bagi masyarakat apabila terdapat wilayah yang mengalami krisis air bersih sehingga penanganan dapat segera dilakukan.
BBWS Citanduy menyediakan Hotline Siaga Bencana di nomor 0822-6003-0381. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk melaporkan wilayah yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih maupun menyampaikan informasi terkait kondisi kekeringan di lapangan. Laporan yang masuk akan menjadi bagian dari pemetaan kebutuhan sekaligus dasar percepatan penyaluran bantuan.
Untuk diketahui, hingga akhir periode distribusi pada 31 Juli 2026, total 110.000 liter air bersih telah disalurkan kepada masyarakat di enam daerah, yaitu Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Banyumas, dan Kota Banjar. Distribusi akan terus disesuaikan dengan perkembangan kondisi kekeringan dan kebutuhan masyarakat di wilayah kerja BBWS Citanduy.
Kepala BBWS Citanduy, Roy Panagom Pardede membenarkan mengenai pendistribusian air bersih di sejumlah wilayah terdampak kekeringan.”Dalam penanganan kekeringan, BBWS Citanduy tidak bekerja sendirian, namun berkolaborasi dengan dinas terkait, seperti BPBD, PMI, PDAM dan lain-lain, terkait pembagian wilayah kerja, saling memberitahu bilamana terjadi kekeringan atau kebutuhan air disuatu wilayah,” imbuhnya.