Selasa, 24 Mei 2022

Belakangan Suhu di Cilacap Terasa Panas, Ternyata Ini Penyebabnya

Ilustrasi. Foto: irfan

Belakangan ini, suhu di wilayah Cilacap dan sekitarnya terasa lebih panas dari biasanya. Bahkan suhu udara bisa mencapai 32 derajat celcius, padahal rata-rata suhu udara di wilayah Cilacap berkisar 28 hingga 29 derajat celcius.


Cilacap, serayunews.com

Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Cilacap, Teguh Wardoyo mengatakan, adanya fenomena panas terik ini disebabkan oleh beberapa hal seperti posisi semu matahari saat ini sudah berada di wilayah utara ekuator. Hal itu mengindikasikan, bahwa sebagian wilayah Indonesia akan mulai memasuki musim kemarau.

Baca juga  Permohonan Ganti Jenis Kelamin Ditolak PN Purwokerto, Icha Ajukan Kasasi

“Di mana tingkat pertumbuhan awan dan fenomena hujannya, akan sangat berkurang, sehingga cuaca cerah pada pagi menjelang siang hari akan cukup mendominasi,” katanya kepada serayunews.com, Kamis (12/5/2022).

Selain itu, kata Teguh, dominasi cuaca yang cerah dan tingkat perawanan yang rendah juga dapat mengoptimumkan penerimaan sinar matahari di permukaan bumi. Sehingga, menyebabkan kondisi suhu yang dirasakan oleh masyarakat menjadi cukup terik pada siang hari. Suhu panas terik yang terjadi di wilayah Indonesia, bukan fenomena gelombang panas.

“Ini hanya fenomena suhu terik, bukan gelombang panas. Kewaspadaan kondisi suhu panas/terik ini masih harus diwaspadai hingga pertengahan Mei,” tuturnya.

Baca juga  Geger Pagi Hari, Rumah Warga Pedasong Adipala Kebakaran, Penyebabnya Puntung Rokok

Dengan kondisi tersebut, Teguh mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga stamina tubuh serta menjaga cairan tubuh terutama bagi warga yang beraktifitas di luar ruangan pada siang hari. Sementara bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi cuaca terkini, BMKG membuka layanan informasi cuaca 24 jam, melalui www.bmkg.go.id dan aplikasi Info BMKG. (Irfan)

Berita Terkait

Berita Terkini