
CILACAP, SERAYUNEWS-Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Cilacap mulai memanaskan mesin partai menjelang agenda politik mendatang. Tak sekadar memperkuat struktur organisasi, PSI juga menyiapkan program pemberdayaan ekonomi dengan mendorong kader memiliki usaha mandiri.
Komitmen itu ditegaskan saat pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) PSI Kecamatan Kroya yang digelar di objek wisata Waranata, Desa Karangmangu, Kecamatan Kroya, Minggu (12/7/2026). Acara tersebut juga turut dihadiri Bapilu DPW PSI Jateng dan perwakilan Forkopimcam setempat.
Ketua DPD PSI Kabupaten Cilacap, Edy Santoso atau yang akrab disapa Bos Edy, menilai Kroya menjadi salah satu wilayah strategis sekaligus basis suara terbesar bagi PSI. Karena itu, wilayah tersebut diproyeksikan menjadi “kandang gajah” sekaligus pusat lahirnya kader-kader militan yang mandiri secara ekonomi khususnya di wilayah Cilacap bagian timur.
Bos Edy mengatakan, pengukuhan pengurus tidak hanya bertujuan memperkuat organisasi hingga tingkat desa. Lebih dari itu, PSI ingin menghadirkan solusi nyata melalui program pemberdayaan ekonomi bagi para kader maupun masyarakat.
“Hari ini ada dua pengurus DPC dan DPRt yang kita kukuhkan, diawali Kecamatan Kroya dan selanjutnya Kecamatan Maos. Minggu depan ada dua sampai tiga wilayah lagi,” kata Bos Edy.
Menurutnya, masyarakat saat ini membutuhkan solusi yang bisa langsung dirasakan, bukan sekadar janji politik. Karena itu PSI memilih fokus pada program ekonomi produktif sebagai strategi membangun partai.
“Masyarakat itu butuh solusi, bukan janji. Karena itu kita berusaha berbeda dengan partai lain melalui program pemberdayaan yang benar-benar produktif,” ujarnya.
Dalam sesi dialog bersama kader, berbagai aspirasi disampaikan secara langsung kepada Ketua DPD PSI Cilacap. Mulai dari kebutuhan permodalan UMKM, peluang usaha bagi pedagang, pengembangan sektor pertanian, hingga pendirian kafe yang menyasar kalangan anak muda.
Bos Edy memastikan seluruh usulan tersebut akan ditindaklanjuti sesuai potensi wilayah masing-masing. “Kita menunggu pengajuan dari DPRt, kemudian dikoordinasikan dengan Ketua DPC. Setelah itu kita realisasikan,” jelasnya.
Ia menyebut PSI telah menyiapkan skema pendampingan, mulai dari akses permodalan hingga pengembangan usaha agar kader memiliki daya saing sekaligus mampu membuka lapangan pekerjaan baru.
Program tersebut diharapkan mampu mengurangi angka pengangguran sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat di tingkat desa.
Bos Edy menegaskan PSI ingin membangun budaya politik yang berbeda. Menurutnya, masyarakat perlu dikenalkan pada politik yang menghadirkan manfaat nyata sehingga tidak lagi bergantung pada praktik politik uang.

“Kita ingin mengubah mindset masyarakat. Yang dibutuhkan masyarakat adalah solusi. Kalau masyarakat sudah memiliki usaha dan ekonomi yang baik, maka praktik politik uang juga bisa ditekan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pemberdayaan ekonomi menjadi langkah awal agar masyarakat semakin percaya terhadap PSI sebagai partai yang menawarkan program nyata.
Hingga saat ini, pengukuhan kepengurusan PSI telah dilakukan di 14 kecamatan di Kabupaten Cilacap. Dalam beberapa pekan ke depan, pengukuhan di kecamatan lainnya akan segera diselesaikan sehingga struktur partai terbentuk secara menyeluruh.
Bos Edy menargetkan pada Pemilu 2029 mendatang, PSI memiliki keterwakilan legislatif di setiap kecamatan. Kehadiran wakil rakyat dari PSI diharapkan mampu mempercepat realisasi berbagai program pemberdayaan ekonomi yang telah disiapkan.
“Target kita setiap kecamatan memiliki satu perwakilan anggota legislatif. Dengan begitu program-program pemberdayaan yang sedang kita bangun bisa berjalan lebih optimal,” ungkapnya.
Melalui strategi penguatan organisasi yang dibarengi dengan pemberdayaan ekonomi, PSI Cilacap optimistis Kroya akan menjadi salah satu basis kekuatan partai. Berbagai potensi daerah seperti sektor pertanian, UMKM, hingga usaha kafe bagi anak muda akan terus dikembangkan sebagai langkah menciptakan kader yang mandiri sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.