
SERAYUNEWS — Dunia sepakbola Eropa kembali dibuat heboh. Sosok Vincenzo Enzo Maresca resmi berpisah dengan salah satu raksasa Liga Inggris, Chelsea. Keputusan ini sontak memunculkan tanda tanya besar, mengingat Maresca baru saja dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Liga Inggris edisi November 2025.
Lantas, apa yang sebenarnya terjadi? Apakah Maresca dipecat, atau justru ada kesepakatan tertentu di balik layar?
Dalam beberapa bulan terakhir, hubungan antara Enzo Maresca dan manajemen Chelsea memang dikabarkan tidak berjalan mulus. Pelatih asal Italia tersebut disebut kerap bersitegang dengan pihak klub.
Situasi itu sempat tersirat ketika Maresca mengungkapkan kepada media bahwa dirinya mengalami “48 jam terburuk” selama menangani Chelsea. Namun, ia memilih untuk tidak membeberkan secara gamblang penyebab ketidaknyamanannya tersebut.
Sejumlah pengamat sepakbola menilai ketegangan itu dipicu oleh beberapa faktor, mulai dari rentetan hasil minor Chelsea hingga minimnya dukungan manajemen terkait kebutuhan pemain yang diinginkan Maresca.
Fakta di lapangan pun berbicara. Dari lima laga terakhir Liga Inggris, Chelsea hanya mampu meraih satu kemenangan. Sisanya, satu kekalahan di kandang saat menjamu Aston Villa dan tiga hasil imbang, termasuk hasil 2-2 melawan Bournemouth pada Rabu (31/12/2025) WIB.
Namun, penyebab kepergian Maresca tidak berhenti di situ. Muncul pula spekulasi kuat bahwa perpisahan ini berkaitan dengan masa depan Manchester City.
Klub asal Manchester tersebut tengah bersiap menghadapi kemungkinan pergantian pelatih, seiring kontrak Pep Guardiola yang berpotensi tidak diperpanjang pada akhir musim 2025/2026.
Manchester City dikabarkan telah menjalin komunikasi dengan Maresca sejak pertengahan Desember 2025. Namanya dinilai ideal untuk menggantikan Guardiola, mengingat rekam jejaknya yang solid serta pengalamannya sebagai mantan asisten pelatih Pep di masa lalu.
Dalam keterangan resmi klub, manajemen Chelsea menyatakan bahwa Chelsea Football Club dan Pelatih Kepala Enzo Maresca telah sepakat untuk berpisah.
Selama masa kepemimpinannya, Maresca disebut berhasil membawa Chelsea meraih kesuksesan di UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub FIFA. Chelsea pun menyampaikan doa terbaik bagi karier Maresca di masa mendatang.
Perpisahan ini langsung memicu pergerakan sejumlah klub. Manchester City menjadi pihak yang paling serius melakukan pendekatan, khususnya jika Pep Guardiola benar-benar tidak memperpanjang kontraknya.
Selain itu, beberapa klub Liga Inggris juga dikabarkan tertarik, bahkan nama Manchester United disebut-sebut ikut memantau situasi demi mengamankan jasa pelatih berusia 45 tahun tersebut.
Meski begitu, hingga kini Enzo Maresca belum memberikan pernyataan resmi kepada media terkait klub tujuan berikutnya. Publik sepakbola pun masih menanti, ke mana pelatih yang baru saja meninggalkan Chelsea itu akan berlabuh.