
SERAYUNEWS— Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memproklamirkan 20 Juli sebagai Hari Catur Sedunia. Melansir dari laman PBB, hampir 605 juta orang di dunia mencintai permainan ini.
Terlebih, usai salah satu serial Netflix berjudul “The Queen’s Gambit” meledak pada tahun 2020 lalu.
Film itu membuat gairah terhadap permainan catur meningkat di seluruh dunia. Setidaknya 62 juta akun menonton film tersebut dalam empat minggu pertama.
Pencarian di mesin pencari Google untuk cara bermain catur mencapai angka tertinggi dalam sembilan tahun terakhir.
Penjualan alat bermain catur di situs penjualan eBay meningkat 250 persen. Pertambahan jumlah pemain baru di situs permainan catur daring pun melesat hingga lima kali lipat.
Film “The Queen’s Gambit” menceritakan seorang perempuan bernama Beth Harmon (Anya Taylor-Joy), seorang anak yatim piatu yang mulai menemukan cintanya dengan catur.
Beth Harmon menjadi sosok wanita pintar yang selalu membuktikan diri bisa bersaing di dunia catur sekali pun tidak datang dari klub terkenal atau memiliki koneksi.
Judul film “The Queen’s Gambit” berasal dari salah satu strategi catur yang populer di tahun 1950-an silam.
Gambit dalam catur artinya langkah pertama atau pembukaan. Dalam strategi ini pion yang ada di depan raja dijalankan ke kotak d4 untuk dikorbankan sementara.
Pengorbanan pion bertujuan agar ratu bisa bergerak di awal permainan.
Dalam bahasa Indonesia, Queen’s Gambit disebut sebagai Gambit Menteri atau Pembukaan Menteri, bukan Gambit Ratu. Hal tersebut karena dalam permainan catur di sini tidak ada ratu.
Dalam bahasa Inggris catur adalah chess. Buah catur terdiri atas king (raja), queen (ratu), bishop (uskup), knight (kesatria), rook (benteng), dan pawn (prajurit).
Istilah resmi penamaan buah catur dalam bahasa Indonesia adalah raja, menteri, gajah, kuda, benteng, dan bidak yang lebih mirip dengan istilah dalam bahasa Arab ketimbang bahasa Inggris.
Jika dalam bahasa Inggris permainan catur berpusat pada ratu yang bebas bergerak, dalam bahasa Indonesia peran ratu justru tidak ada.
Ratu tak ikut serta dalam percaturan adu kuasa. Yang berwenang memimpin pasukan dalam menyerang musuh dan melindungi raja adalah menteri yang serbabisa.
Ada juga yang menyebut menteri dengan nama ster. Istilah ster kemungkinan berasal dari bahasa Belanda, yaitu sterk yang berarti kuat. Hal ini karena ratu adalah buah catur yang paling kuat dan memiliki banyak kemungkinan gerakan. Namun, tetap dalam bahasa resmi catur Indonesia bernama menteri.
Penggunaan nama menteri ini secara tersirat menyingkap watak bahasa Indonesia yang maskulin dan patriarkis. Selain itu, hal tesebut juga mencerminkan stereotip di dunia bahwa catur adalah permainan maskulin.
Seperti kata Magnus Carlsen, peraih grandmaster catur di tahun 2004, “Secara umum, komunitas catur tidak begitu baik kepada perempuan selama bertahun-tahun. Perlu ada perubahan budaya dalam hal ini.”***(O Gozali)