
SERAYUNEWS – Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momentum penting bagi pengurus masjid dan jamaah. Cek susunan panitia ramadhan masjid.
Selain sebagai waktu untuk meningkatkan ibadah, Ramadhan juga identik dengan berbagai kegiatan keagamaan, sosial, dan edukatif yang melibatkan banyak pihak.
Agar seluruh rangkaian kegiatan tersebut dapat berjalan tertib dan terorganisasi, diperlukan susunan panitia Ramadhan masjid yang jelas dan sistematis.
Pembentukan panitia Ramadhan bukan sekadar formalitas. Struktur kepanitiaan yang rapi akan membantu pembagian tugas secara adil, memudahkan koordinasi, serta memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai rencana.
Berikut contoh susunan panitia Ramadhan masjid yang dapat Anda jadikan referensi.
Dalam pelaksanaannya, panitia Ramadhan masjid umumnya terdiri dari unsur penanggung jawab, pengarah, pengurus inti, dan berbagai seksi kegiatan.
Masing-masing memiliki peran strategis dalam mendukung kesuksesan program Ramadhan.
Penanggung Jawab dan Penasehat
Pada posisi tertinggi, penanggung jawab kegiatan Ramadhan biasanya diemban oleh Ketua Takmir Masjid.
Penanggung jawab berperan dalam pengambilan keputusan strategis serta memberikan persetujuan atas kebijakan yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan.
Sementara itu, Penasehat berasal dari tokoh agama, tokoh masyarakat, atau dewan pembina masjid.
Penasehat memberikan arahan, masukan, dan pertimbangan agar seluruh kegiatan Ramadhan tetap selaras dengan nilai-nilai syariat Islam dan kebutuhan jamaah.
Panitia Pengarah
Panitia Pengarah bertugas menjembatani kebijakan penanggung jawab dengan pelaksanaan teknis di lapangan.
Posisi ini biasanya diisi oleh pengurus harian masjid atau perwakilan takmir. Peran panitia pengarah sangat penting untuk memastikan seluruh seksi bekerja sesuai tujuan dan jadwal yang telah ditetapkan.
Pengurus Inti Panitia Ramadhan
Pengurus inti menjadi motor utama pelaksanaan kegiatan Ramadhan. Struktur pengurus inti terdiri dari:
Ketua panitia bertanggung jawab atas keseluruhan kegiatan Ramadhan. Wakil ketua membantu ketua dalam koordinasi lintas seksi.
Sekretaris mengelola administrasi, surat-menyurat, dan dokumentasi kegiatan, sementara bendahara bertanggung jawab atas pengelolaan keuangan secara transparan dan akuntabel.
Seksi Ibadah dan Pembinaan Keagamaan
Seksi ibadah menjadi tulang punggung kegiatan Ramadhan di masjid. Seksi ini mengatur pelaksanaan shalat tarawih, shalat subuh berjamaah, tadarus Al-Qur’an, serta kajian keislaman.
Dalam praktiknya, seksi ini dapat dibagi menjadi beberapa bagian, seperti seksi shalat tarawih dan subuh, seksi tarawih anak-anak, serta seksi tadarus dan tahsin Al-Qur’an.
Keberadaan seksi ini bertujuan menciptakan suasana ibadah yang khusyuk, tertib, dan ramah bagi seluruh jamaah, termasuk anak-anak dan remaja.
Seksi Pendidikan, Anak, dan Remaja
Ramadhan juga menjadi momen penting untuk pendidikan karakter dan keislaman bagi generasi muda.
Oleh karena itu, dibentuk Seksi TPA dan Pesantren Ramadhan serta Seksi Kegiatan Anak dan Remaja. Seksi ini bertanggung jawab atas kegiatan belajar Al-Qur’an, pesantren kilat, lomba islami, hingga kegiatan kreatif yang edukatif.
Selain itu, beberapa masjid juga membentuk Seksi Bincang-bincang Keluarga untuk menghadirkan kajian seputar parenting Islami, keharmonisan keluarga, dan pendidikan anak selama Ramadhan.
Seksi Sosial, Konsumsi, dan Kesehatan
Kegiatan sosial menjadi ciri khas Ramadhan. Oleh karena itu, panitia membentuk Seksi Buka Puasa Bersama dan Seksi Piket Buka Puasa yang bertugas mengatur konsumsi jamaah, mulai dari pengadaan hingga distribusi.
Untuk mendukung kenyamanan jamaah, beberapa masjid juga menambahkan Seksi Pelayanan dan Edukasi Kesehatan.
Seksi ini dapat memberikan layanan kesehatan ringan, konsultasi puasa sehat, serta edukasi pola hidup sehat selama Ramadhan.
Seksi Zakat, Dana, dan Bazar Ramadhan
Pengelolaan zakat, infak, dan sedekah ditangani oleh Seksi ZIS. Seksi ini bertanggung jawab atas pengumpulan, pencatatan, hingga penyaluran dana kepada pihak yang berhak.
Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci utama dalam menjalankan tugas ini.
Selain itu, Seksi Dana bertugas mendukung pembiayaan kegiatan Ramadhan, sementara Seksi Bazar Ramadhanmengelola kegiatan ekonomi jamaah yang dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat sekitar masjid.
Seksi Keamanan, Kebersihan, dan Perlengkapan
Agar kegiatan Ramadhan berjalan aman dan nyaman, dibentuk Seksi Keamanan dan Seksi Kebersihan.
Seksi keamanan menjaga ketertiban jamaah, terutama saat shalat tarawih dan takbiran, sedangkan seksi kebersihan memastikan lingkungan masjid tetap bersih dan layak digunakan.
Sementara itu, Seksi Perlengkapan bertanggung jawab atas sarana dan prasarana, seperti sound system, penerangan, karpet, dan perlengkapan ibadah lainnya.
Seksi Publikasi, Dokumentasi, dan Kegiatan Khusus
Seiring perkembangan zaman, publikasi kegiatan Ramadhan menjadi semakin penting.
Oleh karena itu, dibentuk Seksi Publikasi, Dokumentasi, dan Humas yang bertugas menyebarkan informasi kegiatan melalui media sosial, poster, atau pengumuman masjid.
Selain itu, terdapat Seksi Takbiran, Seksi Penerbitan dan Jurnalistik, serta Seksi Workshop atau Pemberdayaan Jamaah yang mengelola kegiatan khusus selama Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri.
Contoh susunan panitia Ramadhan masjid ini dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing masjid.
Struktur yang baik akan membantu pengurus dalam menjalankan kegiatan secara profesional, tertib, dan bermanfaat bagi jamaah.
Dengan perencanaan dan pembagian tugas yang jelas, Ramadhan di masjid Anda dapat menjadi lebih bermakna, hidup, dan penuh keberkahan.***