
BANYUMAS, SERAYUNEWS – Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) menjadi kegiatan pertama yang diikuti peserta didik baru saat memasuki tahun ajaran baru.
Salah satu agenda yang hampir selalu dilaksanakan di hari pertama adalah upacara pembukaan MPLS sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian kegiatan pengenalan sekolah.
Upacara pembukaan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi momen bagi sekolah untuk menyambut siswa baru sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan, nasionalisme, serta budaya positif di lingkungan sekolah.
Oleh karena itu, panitia perlu menyusun susunan acara secara runtut agar kegiatan berlangsung tertib dan khidmat.
Secara umum, susunan upacara pembukaan MPLS mengikuti tata upacara bendera yang dipadukan dengan agenda khusus pembukaan kegiatan MPLS. Sekolah dapat menyesuaikannya dengan jenjang pendidikan maupun kebutuhan masing-masing.
Agar pelaksanaan berjalan lancar, panitia sebaiknya melakukan berbagai persiapan sejak beberapa hari sebelumnya.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain memastikan petugas upacara telah berlatih, menyiapkan perlengkapan seperti tiang bendera, pengeras suara, podium, hingga memastikan seluruh peserta mengetahui lokasi pelaksanaan.
Selain itu, sekolah juga perlu menyusun pembagian tugas panitia secara jelas, mulai dari petugas penerima peserta, dokumentasi, konsumsi, kesehatan, hingga pengamanan selama kegiatan berlangsung.
Persiapan yang matang akan membantu meminimalkan kendala teknis sehingga seluruh rangkaian MPLS dapat dimulai dengan baik.
Berikut contoh susunan upacara pembukaan MPLS 2026 yang dapat dijadikan referensi oleh sekolah.
Susunan tersebut dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan sekolah, misalnya dengan menambahkan pembacaan janji peserta didik, pengenalan visi dan misi sekolah, atau penampilan singkat dari ekstrakurikuler sebagai penyambutan siswa baru.
Setelah upacara selesai, kegiatan MPLS biasanya dilanjutkan dengan pengenalan warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga pengurus organisasi siswa.
Peserta juga diajak mengenal berbagai fasilitas sekolah seperti ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, UKS, kantin, tempat ibadah, lapangan olahraga, serta jalur evakuasi apabila terjadi keadaan darurat.
Selanjutnya, sekolah dapat memberikan materi mengenai tata tertib, budaya sekolah, program pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, hingga pembiasaan positif yang diterapkan setiap hari.
Kegiatan tersebut bertujuan agar siswa baru mampu beradaptasi lebih cepat sehingga merasa nyaman mengikuti proses pembelajaran.
Dengan susunan upacara yang tertata dan kegiatan yang dirancang secara baik, MPLS tidak hanya menjadi agenda penyambutan siswa baru, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun karakter, kedisiplinan, serta semangat belajar peserta didik selama menempuh pendidikan di sekolah.***