
SERAYUNEWS-Sepeda motor milik relawan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dikabarkan hilang saat berada di lokasi bencana lereng Gunung Slamet Purbalingga. Informasi tersebut beredar di media sosial dan menjadi pembicaraan.
Keterangan yang berhasil dihimpun, Selasa (3/2/2026) menyebutkan motor jenis trail CRF dengan Nomor Polisi (Nopol) R-3040-CAC diparkir di posko relawan di Dusun Kaliurip Desa Serang Kecamatan Karangreja pada Senin (3/2/2026). Motor tersebut sengaja ditinggal di depan posko sekitar pukul 08.00 WIB karena pengemudinya akan melaksanakan kegiatan asesmen bencana.
Namun menurut informasi sekitar pukul 11.00 WIB kendaraan itu sudah tidak ada di posko relawan tersebut. Sontak saja hal tersebut membuat relawan yang ada di lokasi tersebut terkejut. Berita hilangnya sepeda motor itu menyebar.
“Hingga saat ini belum ditemukan. Masih dicari siapa yang membawa kendaraan tersebut,” kata Edy Susanto, relawan Pramuka Peduli (Pramuli) yang berada di lokasi bencana.
Pihaknya juga telah melakukan pengecekan melalui rekaman cctv. Namun belum diketahui secara pasti siapa yang membawa kabur kendaraan inventaris tersebut. Pihaknya mengimbau kepada relawan yang membawa kendaraan ke lokasi bencana untuk berhati-hati.
“Ratusan orang datang ke lokasi bencana. Kadang kita tidak saling mengenal. Kepada relawan kami berharap jaga keamanan barang bawaan, termasuk kendaraan,” ujarnya.
Dalam masa tanggap darurat bencana di lokasi bencana banjir bandang lereng Slamet, ratusan relawan diterjunkan untuk melakukan penanganan pasca bencana. Mereka melakukan asesmen membersihkan jalanan yang tertutup longsor hingga membangun jembatan darurat. Masa Tanggap darurat berlaku 14 hari sejak 26 Januari 2026-6 Februari 2026.