
CILACAP, SERAYUNEWS – Suasana belajar di sebuah PAUD di Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, mendadak panik setelah seorang bocah terjepit di wahana perosotan saat jam istirahat, Selasa (14/7/2026) pagi.
Beruntung, Tim Rescue Pos Damkar Kroya bergerak cepat setelah menerima laporan. Proses evakuasi berlangsung lancar dan korban berhasil diselamatkan tanpa mengalami luka.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Cilacap, Gatot Arief Widodo, mengatakan insiden terjadi sekitar pukul 09.00 WIB ketika para siswa PAUD sedang bermain di area sekolah.
Saat itu, seorang siswa bernama Alfian tiba-tiba meminta pertolongan setelah kaki kirinya terperosok dan terjepit pada bagian wahana perosotan sehingga tidak dapat dilepaskan sendiri.
“Korban saat itu sedang bermain bersama teman-temannya. Tiba-tiba kaki kirinya terperosok di bagian perosotan dan tidak bisa dilepaskan sendiri,” kata Gatot.
Mendengar teriakan korban, para guru segera berupaya menenangkan anak-anak sekaligus membantu melepaskan kaki bocah tersebut. Karena tidak berhasil, pihak sekolah langsung menghubungi Pos Damkar Kroya.
Laporan darurat diterima petugas Damkar pada pukul 09.06 WIB. Tim Rescue Pos Damkar Kroya kemudian langsung menuju lokasi kejadian.
Sekitar pukul 09.16 WIB, petugas tiba di sekolah dan segera melakukan asesmen terhadap kondisi korban serta wahana permainan yang menjepit kaki bocah tersebut.
“Begitu menerima laporan, tim langsung meluncur ke lokasi. Setelah dilakukan penanganan, korban berhasil dievakuasi dengan selamat,” ujar Gatot.
Selain mengevakuasi korban, petugas juga memberikan edukasi kepada pihak sekolah mengenai pentingnya pemeriksaan rutin terhadap fasilitas bermain anak untuk mencegah kejadian serupa.
Insiden tersebut sempat membuat guru dan wali murid panik karena korban tidak mampu melepaskan kakinya sendiri sehingga dikhawatirkan mengalami cedera.
Berkat penanganan cepat petugas Damkar, proses penyelamatan berlangsung aman dan seluruh rangkaian evakuasi selesai dalam waktu sekitar 10 menit tanpa kendala.
Gatot mengapresiasi respons cepat pihak sekolah yang segera melaporkan kejadian kepada petugas sehingga proses penyelamatan dapat dilakukan dengan cepat.
“Alhamdulillah korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan tidak mengalami luka. Kegiatan penyelamatan berjalan lancar, aman, dan terkendali,” pungkasnya.
Ia juga mengimbau seluruh pengelola sekolah untuk rutin memeriksa kondisi wahana bermain agar tetap aman digunakan oleh anak-anak.