
KEBUMEN, SERAYUNEWS-Akhir pekan lalu dua insiden kebakaran terjadi di Kabuaten Kebumen. Insiden terjadi di Kecamatan Buayan dan Kecamatan Padureso.
Di Kecamatan Buayan, kebakaran terjadi pada rumah milik Ponco Destian warga Dukuh Pejarakan RT 04 RW 01, Desa Adiwarno, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen. Kebakaran terjadi pada Sabtu (11/7/2026) malam. Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Dikutip dari Instagram Polres Kebumen, Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama memberikan penjelasannya. Dia mengatakan, kebakaran diduga dipicu hubungan arus pendek listrik. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, aliran listrik di rumah tersebut diketahui beberapa kali mengalami gangguan atau trip sejak sore sebelum akhirnya muncul kobaran api.
“Diduga kebakaran dipicu korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp25 juta,” kata AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.
Mulanya ada warga yang mengetahui adanya kebakaran pada pukul 19.45 WIB. Warga tersebut berteriak meminta pertolongan dan melaporkan kejadian itu kepada perangkat desa. Laporan selanjutnya diteruskan ke Polsek Buayan sekitar pukul 20.00 WIB.
Petugas Polsek Buayan bersama unsur TNI, perangkat desa, petugas PLN, dan Pemadam Kebakaran Gombong segera mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara serta melakukan penanganan.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara, api diketahui membakar bagian dalam rumah. Sebuah ranjang kayu di kamar ludes terbakar, sedangkan kompor gas beserta regulator yang berada di dapur berhasil diselamatkan. Kondisi meteran listrik juga ditemukan dalam keadaan normal saat pemeriksaan dilakukan setelah api padam.
Sementara di Kecamatan Padureso, kebakaan menghanguskan kandang ayam di Dukuh Krajan II, Desa Pejengkolan, Kecamatan Padureso, Kabupaten Kebumen. Insideni itu terjadi pada Minggu (12/7/2026) jelang Subuh WIB. Peristiwa yang diduga dipicu kebocoran alat pemanas (Gasolek) itu menyebabkan kerugian material hingga ratusan juta rupiah.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, penyebab kebakaran diduga berasal dari kebocoran pada alat pemanas Gasolek yang menggunakan tabung gas.
“Peristiwa ini diduga dipicu kebocoran pada alat pemanas Gasolek. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp750 juta,” kata AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.
Kandang ayam yang terbakar diketahui milik Dwi Susilo, warga Desa Pejengkolan, Kecamatan Padureso. Polisi menerima laporan sekitar pukul 06.00 WIB, kemudian personel Polsek Padureso langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan, berkoordinasi dengan pihak terkait, serta membantu proses pemadaman bersama warga.
Kapolsek Padureso Ipda Sampun bersama personel Polsek, perangkat Desa Pejengkolan, dan masyarakat bergotong royong memadamkan api secara manual agar kobaran tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.