Senin, 4 Juli 2022

Forum Komunikasi Desa Wisata Terbentuk, Potensi Puluhan Desa di Cilacap Dikembangkan

Salah satu desa wisata yang ada di Cilacap.

Pengelolaan tempat wisata dengan konsep desa wisata di Cilacap, makin diminati. Terlebih setelah dikukuhkannya Forum Komunikasi Desa Wisata di Kabupaten Cilacap, ketertarikan desa-desa di Cilacap untuk mengembangkan potensi wisatanya terus bermunculan. Berdasarkan data dari Disporapar Cilacap, tahun ini ada tiga desa yang mengajukan untuk menjadi desa wisata.


Cilacap, serayunews.com 

Ketua Forum Komunikasi Desa Wisata, Muharno mengatakan, setelah dibentuknya forum ini, desa-desa di Cilacap yang berpotensi untuk mengembangkan desa wisata mulai tergugah. Terlebih Kemenpar sangat mendukung pengembangan desa wisata, di seluruh Indonesia.

Baca juga  Riyad Ginanjar Widodo, Kolektor Arsip Lawas Kabupaten Cilacap

Muharno menjelaskan, tujuan dibentuknya Forum Komunikasi Desa Wisata tersebut sebagai salah satu tempat silaturahmi pengurus desa wisata, tempat saling tukar ilmu untuk mengembangkan desanya masing-masing dan memajukan 24 desa wisata di Cilacap.

“Untuk agenda terdekat kita akan ada kegiatan berkunjung mengadakan kegiatan di desa wisata. Sekaligus pada kegiatan itu, juga masing-masing desa wisata membawa produk unggulan untuk dipromosikan,” tuturnya.

Menurutnya, meski terdapat sejumlah kendala dalam pengembangan desa wisata, namun pihaknya akan terus berupaya dalam mengembangkannya. Seperti saling membantu pemasaran dan memberikan pelatihan-pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi pengurus desa wisata.

Baca juga  Cilacap PPKM Level 1, Kegiatan Belajar Mengajar Sudah Normal Lagi

“Kendala yang sering terjadi adalah belum sinkronnya antara pemerintah desa dalam hal ini kepala dengan pengurus desa wisata. Kemudian keterbatasan sarpas seperti dalam teknologi informasi. Modal juga, namun bukan berarti tidak ada modal tidak ada kegiatan,” ujarnya.

Muharno menambahkan, ke depan pihaknya juga akan menggandeng dinas instansi terkait baik tingkat kabupaten, provinsi maupun pusat untuk pengembangan wisata.

“Kita juga akan mengajak kerjasama dengan investor yang bisa menanamkan modalnya di desa wisata itu sendiri. Tentu tujuannya adalah untuk mengembangkan potensi yang ada di desa itu dan untuk memajukan perekonomian masyarakat desa,” jelasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini