
SERAYUNEWS – Upaya penyelundupan benih lobster berhasil digagalkan. Lanal Cilacap bersama PSDKP Cilacap melepasliarkan ribuan benih bening lobster (BBL) ke perairan Pulau Nusakambangan, Senin (20/4/2026).
Langkah ini menjadi bentuk nyata komitmen aparat dalam menjaga kelestarian sumber daya laut sekaligus memulihkan ekosistem yang terancam akibat praktik ilegal.
Kepala Stasiun PSDKP Cilacap, Dwi Santoso Wibowo, menjelaskan benih lobster tersebut merupakan hasil operasi gabungan pada Sabtu (18/4/2026).
Benih-benih itu diduga akan diselundupkan tanpa dokumen resmi. Setelah diamankan oleh tim Second Fleet Quick Response (SFQR), barang bukti kemudian diserahkan kepada PSDKP untuk penanganan lebih lanjut sebelum akhirnya dilepasliarkan.
“Pelepasliaran ini merupakan bentuk nyata sinergi antara PSDKP dan Lanal Cilacap dalam menjaga sumber daya kelautan. Kami berharap kerja sama ini semakin solid dan responsif ke depan,” ujarnya.
Komandan Lanal Cilacap, Damianus Denny Nixon Ogi, menegaskan keberhasilan pengungkapan kasus ini tidak lepas dari peran masyarakat.
“Sinergi antarinstansi dan dukungan masyarakat menjadi kunci dalam memberantas aktivitas ilegal di perairan Cilacap. Kami akan terus memperkuat patroli dan kolaborasi ke depan,” tegasnya.
Pelepasliaran ini merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga kelestarian ekosistem laut dan melindungi sumber daya kelautan agar tetap berkelanjutan.
Langkah tersebut sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut, Muhammad Ali, yang menekankan pentingnya sinergi lintas instansi dalam menjaga kedaulatan dan kelestarian laut Indonesia.
Dengan pelepasliaran ini, populasi lobster diharapkan dapat kembali tumbuh dan menjaga keseimbangan ekosistem, khususnya di perairan selatan Jawa.