Sabtu, 20 Agustus 2022

Ganjar Naik Trans Jateng, Bicara Dompet Jatuh


Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menumpang Bus Trans Jateng untuk pulang ke rumah jabatan setelah berolahraga jalan pagi menyusuri Kota Semarang, Jumat (29/7). Ganjar tampak menikmati suasana di Bus Trans Jateng koridor 1 Semarang-Bawen.


Semarang, serayunews.com

Ganjar mengawali aktivitas paginya itu pukul 06.00 WIB. Bersama sang istri, Siti Atikoh, keduanya menyusuri jalan Gajahmungkur menuju Jalan Rinjani dan menuruni jalan Sumbing. Dari situ, Ganjar terus menyusuri gang-gang kecil dan melintasi rumah warga.

Sesekali Ganjar berhenti dan menyapa warga yang sedang sibuk beraktivitas pagi. Ada yang sedang menjemur burung peliharaan, ada yang sedang menimang anak, ada juga yang sedang menyiapkan sarapan.

Baca juga  HUT Jateng, Warga Beragam Etnis Beri Hadiah ke Ganjar

Jalan pagi Ganjar kali ini menempuh jarak enam kilo. Setelah sarapan pagi, Ganjar kembali melanjutkan kembali olahraga paginya dan menyusuri Jalan Pemuda arah pulang. Melihat Trans Jateng, Ganjar memutuskan untuk ‘nebeng’ bus itu untuk pulang.

“Mas ini ke Bawen berarti lewat Gajahmungkur ya,” kata Ganjar bertanya pada kondektur dan sopir Trans Jateng,

“Iya pak nanti ada haltenya di Gajahmungkur,” sahur sang sopir.

Ganjar dan Atikoh langsung menuju ke bagian tengah bus Trans Jateng. Saat itu, Trans Jateng yang dinaiki Ganjar masih lengang. Hanya ada sejumlah ibu-ibu dan juga anak-anak.

Baca juga  Veteran Berumur 96 Tahun Ini Bercerita Masa Perjuangan pada Ganjar

“Ini pertama kali naik Trans Jateng,” tutur Siti Atikoh.

Atikoh tampak sumribgah dengan kondisi bus Trans Jateng yang bersih dan nyaman. Saat kondektur membagikan tiket, Ganjar menyebutkan bahwa tarif Rp 4.000 sangat murah dengan fasilitas yang baik dari bus Trans Jateng.

“Ini bermanfaat sekali untuk mereka-mereka yang tinggal di Bawen. Bayarnya murah, aman dan nyaman, nggak ngetem-ngetem. Sekarang ini (Trans Jateng) subsidinya Rp10 miliar,” tutur Ganjar diamini para penumpang.

Keamanan

Ganjar mengatakan, keamanan Bus Trans Jateng juga terjamin. Sejauh ini, Ganjar menerima laporan barang hilang akibat terjatuh atau tertinggal di dalam Trans Jateng akan kembali ke tangan pemiliknya.

Baca juga  Jateng Dinilai sebagai Mentor Kebijakan Pengarusutamaan Gender

“Jadi kalau ada hape jatuh, dompet jatuh, nggak hilang. Dikembalikan. Sejarahnya semua kembali,” ujar Ganjar.

Salah satu penumpang mengaku terbantu dengan keberadaan Trans Jateng Koridor 1 rute Semarang-Bawen. Yati, perempuan asal Bawen itu bisa mudik dengan mudah, murah dan aman.

“Saya kerja di Semarang. Kebetulan suami masih masuk (kerja), jadi ini pulang sendiri naik Trans Jateng. Nggak sering, tapi kalau sendiri ya naik ini,” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini