Jumat, 9 Desember 2022

Hadapi Pemilu 2024, Ormas di Cilacap Diminta Jaga Kondusivitas

Pj Bupati Cilacap Yunita Dyah Suminar saat memberikan arahan dan berdialog dengan peserta kegiatan peningkatan kesadaran ketahanan bangsa bagi Ormas di Aula Diklat Praja Cilacap, Selasa (22/11/2022). (Ulul Azmi/Serayunews)

Pemkab Cilacap melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Cilacap mengundang ratusan pengurus organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Cilacap. Kegiatan itu, dalam rangka peningkatan kesadaran ketahanan bangsa, termasuk menjaga kondusivitas menjelang Pemilu 2024.


Cilacap, serayunews.com 

Ada 150 peserta yang ikut cara peningkatan kesadaran ketahanan bangsa bagi Ormas dan LSM di Cilacap di Aula Diklat Praja Cilacap, Selasa (22/11/2022) ini. Turut hadir dalam kegiatan itu Pj Bupati Cilacap Yunita Dyah Suminar.

“Saya mengingatkan banyak hal, bahwa hidup harus selalu saling toleransi. Jadi bagaimana tidak ada perlakuan berbeda bagi suku, agama dan ras. Karena mereka harus bersama rukun hidup berdampingan,” ujar Pj Bupati Yunita.

Dalam obrolannya dengan Ormas dan LSM Cilacap, Yunita menyampaikan perlunya sejumlah hal dalam membangun komunikasi di antaranya perlu menggelar forum komunikasi secara rutin.

“Nanti kita akan membuat forum untuk lebih sering, mendengar masalah-masalah yang ada di masyarakat. Sehingga sampai grassroot pun dia akan bisa memberikan informasi yang benar kemudian tidak terjadi kegaduhan, dan tidak terjadi hal-hal yang tidak baik di masyarakat,” ujarnya.

Jaga Kerukunan

Selain itu, dalam menghadapi Pemilu 2024, pihaknya mengajak kepada Ormas dan LSM di Cilacap agar tetap menjaga kondusivitas dan kerukunan antar pendukung.

“Jadi saya mengingatkan, terus baik-baik saja. Ketika punya calon masing-masing jangan menjadikan kerukunan masyarakat Cilacap khususnya menjadi terpecah belah, hanya saja ingin mengusung calonnya,” tuturnya.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Cilacap Taryo mengatakan, kegiatan peningkatan kesadaran ketahanan bangsa bagi Ormas dan LSM tersebut, merupakan program untuk meningkatkan tali silaturahim. Selain itu membangun komunikasi untuk menciptakan kondusivitas di wilayah Kabupaten Cilacap, terlebih di Cilacap ada sekitar 70 Ormas aktif dari 130 Ormas yang ada.

“Selama ini komunikasi dengan Ormas dan LSM sudah terjalin dengan lebih bagus, sejauh ini di Cilacap dalam suasana sejuk, aman dan damai. Ada hal-hal dinamika itu pun sudah bisa tuntas. Penekanannya kita menghadapi tahun politik, menghindari intoleransi, mari kita jaga kondusivitas wilayah, yang sudah bagus mari kita pertahankan,” ujarnya.

Sementara itu salah satu peserta dari Gerakan Anti Narkoba (Granat) Cilacap Nolly Sudrajat menyampaikan perlunya forum komunikasi. Forum itu sebagai wadah atau sarana komunikasi dengan fasilitasi pemerintah. Sehingga kegiatan antar Ormas dan LSM di Cilacap dapat selalu terjalin dengan baik dan mendapat pendampingan.

Berita Terpopuler

Berita Terkini