
JAKARTA, SERAYUNEWS-Menjelang Hari Pramuka 2026, berbagai persiapan dilakukan untuk memperingati momentum tahunan Gerakan Pramuka. Peringatan tersebut kembali menjadi momentum bagi anggota Pramuka di berbagai daerah untuk menggelar upacara serta sejumlah kegiatan, ajang menegaskan kembali nilai kedisiplinan, kepemimpinan, dan pengabdian yang menjadi inti pendidikan kepramukaan di Indonesia.
Kwartir Nasional Gerakan Pramuka secara resmi meluncurkan logo Hari Pramuka ke-65. Logo tersebut dirancang untuk menggambarkan Gerakan Pramuka sebagai organisasi yang tangguh, adaptif, berwawasan lingkungan, sekaligus siap menjadi pilar penting dalam membangun kemandirian bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Hari Pramuka ke-65 diperingati pada tanggal 14 Agustus, pada tahun ini jatuh pada hari Jumat. Peringatan ini secara resmi diperkenalkan oleh Gerakan Pramuka secara resmi kepada masyarakat Indonesia pada tahun 1961.
Dengan mengusung semangat swasembada pangan dan Indonesia Emas 2045, Hari Pramuka 2026 menjadi momentum untuk memperkuat peran generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan.
Urutan Susunan Acara Inti Hari Pramuka
1. Pengibaran Bendera Merah Putih
Dilakukan oleh petugas pengibar bendera diiringi Indonesia Raya, lalu dilanjutkan mengheningkan cipta.
2. Pembacaan Pancasila & UUD 1945
Dipimpin oleh pembina atau petugas yang ditunjuk sesuai susunan acara.
3. Pembacaan Dasa Darma Pramuka & Tri Satya
Petugas membacakan Dasa Darma Pramuka dan Tri Satya sebagai pedoman bagi setiap anggota Pramuka.
4. Amanat Pembina Upacara
Pembina upacara menyampaikan amanat mengenai makna Hari Pramuka dan semangat generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
5. Menyanyikan Lagu atau Mars Pramuka
Petugas menyanyikan lagu atau Mars Pramuka dengan penuh semangat.
6. Pembacaan Doa
Upacara ditutup dengan pembacaan doa.
Peran Pramuka menjadi semakin penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045. Generasi yang saat ini mengikuti pendidikan kepramukaan nantinya akan menjadi bagian dari masyarakat yang menentukan arah pembangunan Indonesia.
Penggunaan warna dalam logo memiliki makna tersendiri, yaitu
Merah dan Putih melambangkan keberanian, kesucian, serta jati diri bangsa Indonesia.
Emas (kuning) mencerminkan kejayaan, kemuliaan, dan optimisme menuju Indonesia Emas 2045.
Hijau toska menggambarkan kesegaran, semangat pembaruan, serta kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Bagi Anda yang akan menggelar upacara Hari Pramuka 2026, momentum ini dapat menjadi kesempatan untuk kembali memperkuat semangat kebersamaan sekaligus mengenalkan nilai-nilai kepramukaan kepada generasi muda. (artika riana)