
SERAYUNEWS – Penemuan sesosok mayat di perairan laut Kabupaten Cilacap menggegerkan nelayan setempat, Selasa (10/3/2026). Jenazah tersebut kemudian dievakuasi oleh tim SAR gabungan setelah laporan diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap.
Informasi mengenai penemuan mayat pertama kali dilaporkan oleh nelayan yang tengah melaut di perairan tersebut. Laporan itu kemudian diteruskan kepada petugas SAR sehingga proses evakuasi segera dilakukan.
Kantor SAR Cilacap menerima informasi terkait penemuan jenazah pada Selasa (10/3) sekitar pukul 09.25 WIB. Informasi tersebut disampaikan oleh Rakim dari SAR Arnavat setelah mendapatkan laporan dari nelayan yang melihat tubuh manusia mengapung di perairan laut Cilacap.
Menindaklanjuti laporan itu, Kantor SAR Cilacap segera mengerahkan dua tim penyelamat menuju lokasi kejadian. Tim berangkat melalui dua titik berbeda, yakni dari Pelabuhan Sleko dan Pantai Rawajarit untuk mempercepat proses pencarian serta evakuasi.
Sekitar pukul 10.20 WIB, tim Basarnas bersama unsur SAR gabungan tiba di lokasi penemuan jenazah. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan proses evakuasi dari atas perahu penyelamat.
Tim rescue menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk mendekati posisi jenazah yang mengapung di tengah perairan. Dengan tetap menerapkan prosedur keselamatan, petugas kemudian melakukan penanganan menggunakan peralatan evakuasi dan kantong jenazah.
Koordinator Tim SAR Gabungan, Arif, mengatakan proses evakuasi berlangsung cukup cepat setelah posisi jenazah berhasil dijangkau oleh petugas.
“Pada pukul 10.45 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi jenazah dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya jenazah dibawa menuju RSUD Cilacap untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Arif.
Setelah berhasil dievakuasi dari laut, jenazah kemudian dibawa menuju RSUD Cilacap guna proses identifikasi oleh pihak berwenang. Hingga saat ini identitas korban masih belum diketahui.
Dengan telah dievakuasinya jenazah tersebut, operasi pencarian dan pertolongan yang dilakukan oleh tim SAR gabungan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat juga dikembalikan ke satuan masing-masing.
Sementara itu, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui identitas korban serta penyebab kematian pria yang ditemukan di perairan laut Cilacap tersebut.