Jumat, 12 Agustus 2022

Heru Sudjatmoko: Empat Pilar Kebangsaan Fondasi Menjaga Kesatuan dan Persatuan Bangsa

Heru Sudjatmoko : Empat Pilar Kebangsaan Fondasi Menjaga Kesatuan dan Persatuan Bangsa

Pancasila, UUD 45, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan empat pilar kebangsaan. Apa yang terkandung dalam empat pilar itu, hendaknya menjadi acuan dalam menjalani kehidupan berbangsa. Maka dari itu, MPR RI memiliki kewajiban untuk terus menyosialisasikannya kepada masyarakat.


Purbalingga, serayunews.com

Anggota MPR/DPR RI Fraksi PDIP, Heru Sudjatmoko, melaksanakan sosialisasi empat pilar kebangsaan, di Kecamatan Kemangkon, Selasa (02/08/2022).

Sosialisasi ini penting, agar masyarakat semakin memahami makna empat pilar kebangsaan. Jika masyarakat bisa menerapkan makna empat pilar, maka terwujud kesejahteraan berbangsa.

Baca juga  Kalahkan Perseka, Command One Juara Liga 2 Askab PSSI Purbalingga

“Oleh karena itu, harapannya masyarakat bisa memahami dan mengimplementasikan dalam keseharian,” kata Heru.

Menurutnya, sudah seharusnya keempat fondasi bangsa tersebut menjadi pegangan bagi masyarakat Indonesia. Hal itu juga bagian upaya menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

“Maka kami, perlu menyosialisasikan empat pilar kebangsaan kepada masyarakat,” katanya.

Terkait konstitusi, dalam bernegara itu ibarat dua mata uang yang keduanya memiliki fungsi saling terkait. Jika salah satu hilang, maka tak berfungsi juga sisi lainnya. Konstitusi juga sebagai suatu jati diri bangsa.

“Pentingnya kita taat kepada konstitusi atau UUD 45. Konstitusi itu juga berfungsi mengatur berbagai aspek mendasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam aspek administrasi pemerintahan,” ujarnya.

Baca juga  Pengumuman! November Tahun Ini, 31 Desa di Purbalingga Gelar Pilkades Serentak 

Heru mencontohkan penerapan dari empat pilar kebangsaan, di antaranya saling menghargai antar umat beragama. Kemudian, tidak main hakim sendiri, musyawarah, dan gotong royong.

“Sebenarnya itu sudah jadi ruh bangsa ini, gotong royong dan musyawarah,” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini