HUT ke-16, RSUD Ajibarang Pelopori Layanan Kelas 3 Standar KRIS di Banyumas

Bupati, Ketua DPRD dan Direktur RSUD Ajjbarang berfoto di depan Ruang Camar, yang merupakan ruang rawat inap untuk pasien kelas 3 dengan fasilitas lengkap. (Hermiana E.Effendi/Serayunews)

Memasuki usia ke-16 tahun, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ajibarang terus meningkatkan pelayanan. Salah satunya adalah dengan mempelopori layanan rawat inap untuk kelas 3 yang berstandar KRIS atau Kompetensi Rumah Sakit Ideal sesuai Standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan dan BPJS.


Banyumas, serayunews.com

Bersamaan dengan puncak perayaan HUT RSUD Ajibarang, diresmikan kelas 3 standar KRIS sebanyak 16 ruangan. Kepala RSUD Ajibarang, dr. Nugroho Harbani M.Sc.S.Ps mengatakan, saat ini baru selesai 16 ruangan, namun untuk tahun ini pihaknya menargetkan akan terbangun total 32 ruang kelas 3 standar KRIS.

“Pasien kelas 3 juga butuh kenyamanan, karena itu kita membuat ruang rawat inap dengan standar KRIS. Jadi setiap ruangan dilengkapi dengan AC, lampu tidur, penerangan cahaya sesuai standar, alat panggilan darurat, untuk oksigen juga sudah tidak menggunakan tabung dan tempat tidur yang bisa diatur tingkatannya. Selain itu juga ada lemari untuk menyimpan barang-barang pasien serta sofa yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat tidur untuk penunggu pasien,” jelasnya, Minggu (29/1/2023).

Ruang Camar untuk kelas 3 standar KRIS tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Banyumas, Achmad Husein serta Ketua DPRD Banyumas, dr Budhi Setiawan. Bupati yang berkeliling melihat langsung ruang perawatan, sempat mengecek beberapa perlengkapan yang tersedia, seperti panggilang darurat yang terhubung langsung dengan petugas selama 24 jam.

“Ruangannya cukup nyaman, dingin dan lengkap, sehingga pasien merasa nyaman, begitu pula dengan penunggu pasien. Hanya saja untuk panggilan darurat, mungkin perlu diperkeras volumenya, karena asumsi kita, pasien sakit kemungkinan tidak bisa berbicara dengan keras,” kata Husein.

Bupati Banyumas, Achmad Husein dan Ketua DPRD, dr.Budhi Setiawan melihat fasilitas di ruang rawat kelas 3 yang berstandar KRIS, Minggu (29/1/2023). (Hermiana E.Effendi/Serayunews)

Pada kesempatan tersebut, ketua DPRD Banyumas menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan RSUD Ajibarang yang menurutnya sangat signifikan. Tahun 1980, RSUD tersebut masih merupakan puskesmas dan terus berkembang sampai sekarang. Terkait ruang rawat inap kelas 3 standar KRIS, dr Budhi mengatakan, harus dicontoh oleh rumah sakit lain, karena sudah menjadi kewajiban RS untuk membuat pasien merasa nyaman, sebab itu akan mempercepat proses kesembuhan pasien.

“Perkembangan RSUD Ajibarang ini patut kita acungi jempol, sekarang sudah semakin bertambah luas dan pelayanannya juga terus ditingkatkan, termasuk pelayanan untuk kelas 3, karena bagaimanapun pasien berhak mendapatkan pelayanan yang terbaik,” ucapnya.

Rangkaian HUT

Sementara itu, rangkaian HUT RSUD Ajibarang ini sudah dimulai sejak hari Jumat (26/1/2023) lalu dan puncaknya hari ini. Menurut dr Nugroho, ada tiga kegiatan yang dilaksanakan yaitu kegiatan ilmiah, bakti sosial dan terakhir peresmian ruang rawat kelas 3. Untuk kegiatan ilmiah, RSUD mengundang doter puskesmas, dokter umum, perawat serta bidan untuk mendapatkan pengetahuan langsung dari dokter spesialis RSUD Ajibarang tentang jantung, kandungan, orthopaedi, urologi, paru dan lainnya. Transfer pengetahuan ini dilakukan, untuk meningkatkan playanan di lini pertama dan akan dilkukan setiap dua minggu sekali, sampai bulan Maret mendatang.

Kemudian untuk baksos, RSUD mengundang guru serta siswa dan wali murid dari beberapa sekolah di Kecamatan Pekuncen, Ajibarang, Cilongok dan Gumelar. Para guru diberikan materi tentang cara penanganan pertama serta pencegahan stroke. Untuk para siswa diajak untuk mengikuti ban cross, yang merupakan permainan tradisional dengan tujuan supaya anak tidak terus main gadget. Sementara orang tua menjadi suporter untuk anak-anaknya.

“Jadi sehari tanpa gadget kemarin, intinya kita ingin mendekatkan orangtua dan anak serta guru. Hari ini kita tutup dengan senam massal bersama, serta ada juga penyerahan bibit tanaman yang akan ditanam di sekitar RSUD supaya teduh,” kata dr Nugroho.

Berita Terkait

Berita Terkini