Sabtu, 29 Januari 2022

Indonesia Kerap Juara Lewat Adu Penalti, Saat Ini Lagi?

Asnawi, Egy, dan Witan (kiri ke kanan) saat merayakan gol ke gawang Singapura di semifinal leg kedua AFF 2020. foto: DOK PSSI

Timnas sepak bola Indonesia senior sangat jarang menjadi juara. Dalam 30 tahun terakhir hanya sekali juara ajang agak bergengsi yakni emas Sea Games 1991. Kalau ditambah ajang ekshibisi ya tiga kali karena pada 2000 dan 2008 juara Piala Kemerdekaan.

 

Namun, menurut saya Piala Kemerdekaan tak perlu dihitung karena hanya ajang tak rutin dan seperti ekshibisi. Jadi seingat saya hanya sekali timnas senior juara dalam 30 tahun terakhir.

Jika prestasinya di segala kelompok umur, maka dalam 30 tahun terakhir kita juara empat kali. Uniknya, dari empat kali juara, tiga di antaranya didapatkan setelah melalui adu penalti.

Pertama adalah pada Sea Games 1991. Kala itu timnas senior menjadi juara alias menyabet medali emas cabang sepak bola setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti. Kala itu Indonesia menang adu penalti dengan skor 4-3.

Kedua, Indonesia juara AFF untuk kelompok umur 19 tahun pada 2013. Saat itu Indonesia juara setelah di final mengalahkan Vietnam lewat adu penalti dengan skor 7-6. Kala itu timnas Indonesia dinilai bermain cantik. Tapi dari skuat ini hanya Evan Dimas yang tersisa di level timnas senior saat ini. Yang lainnya tak terpakai lagi di level senior.

Ketiga pada tahun 2018 saat Indonesia juara AFF U-16. Saat itu Indonesia juara setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti dengan skor 4-3. Saat itu di waktu normal skor adalah 1-1.

Satu-satunya keberhasilan juara tanpa adu penalti dalam 30 terakhir adalah di AFF U-22 pada 2019. Saat itu Indonesia juara setelah mengalahkan Thailand di final dengan skor 2-1.

Jadi, adu penalti sering dilakoni Indonesia kala juara. Apakah AFF kali ini  Indonesia akan juara melalui adu penalti? Mungkin saja terjadi. Saya menduga adu penalti akan terjadi jika laga final antiklimaks.

Artinya, kedua tim bermain sangat hati-hati. Mereka bermain tak terlalu menyerang dan sama-sama memfokuskan penguatan pertahanan.

Tapi melalui adu penalti di final tentu akan makin membuat publik Indonesia senam jantung. Semoga saja Indonesia bisa menang melalui pertandingan normal.

Oiya satu lagi. Jika menilik empat final di atas, Indonesia mampu juara tiga kali setelah di final bertemu Thailand. Artinya final melawan Thailand bukan hal baru. Semoga saja menang lagi kali ini.

Selamat berjuang para pemain Indonesia. Semoga Piala AFF bisa dibawa pulang ke tanah air. Diketahui, Indonesia akan melakoni laga final Piala AFF 2020 melawan Thailand dalam dua leg.

Leg pertama akan dilaksanakan pada 29 Desember 2021. Leg kedua akan dilaksanakan pada 1 Januari 2022. Dua laga final tersebut akan dimulai sejak pukul 19.30 WIB.

Berita Terkait

Berita Terkini