Sabtu, 2 Juli 2022

Ini Curhatan Kompol Berry tentang Banyumas

Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Berry ST.S.IK (Foto : Hermiana E.Effendi)

Bertugas di Polresta Banyumas selama 2 tahun 3 bulan, mengukir banyak kesan mendalam tentang Kota Satria ini di hati Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Berry ST.S.IK. Kecintaannya pada Banyumas dipastikan akan membuatnya merindukan kota ini.


Purwokerto, Serayunews.com

“Saya pertama bertugas di Banyumas bulan Januari 2020, sewaktu masuk ke Banyumas langsung terbesit keinginan untuk menetap di kota ini, karena kotanya nyaman, fasilitas lengkap tetapi tidak macet berlebihan dan makanannya juga cocok di lidah saya,” tuturnya saat berbincang dengan Serayunews.com, Senin (4/4/2022).

Kompol Berry termasuk kasat reskrim dengan masa tugas terlama di Banyumas. Ia mengalami pergantian tiga kapolresta, mulai dari Kapolresta Banyumas pertama, Kombes Pol Whisnu Caraka, kemudian Kombes Pol Firman L Hakim, dan sekarang Kombes Pol Edy Sitepu

Baca juga  Wow! Empat Pecatur Level Internasional Bertarung di Atas Kereta Api Kamandaka

Begitu bertugas di Banyumas, Berry langsung memanfaatkan kesempatan untuk meneruskan kuliah S2 di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto dengan mengambil jurusan hukum pidana. Saat ini ia sudah memasuki semester 4 dan sudah menyelesaikan seminar proposal di tengah kesibukannya menjalankan tugas sebagai kasat reskrim.

Dedikasinya pada pekerjaan, membuahkan penghargaan selama dua tahun berturut-turut, yaitu tahun 2020 dan 2021 sebagai polresta terbanyak kedua mengungkap kasus curanmor di wilayah Polda Jateng. Dibutuhkan kejelian untuk bisa mengungkap banyak kasus curanmor, sebab setiap kali patroli digiatkan maka secara otomatis para pelaku akan tiarap. Sehingga Berry menyiasati hal tersebut dengan memperkuat pendataan dan target operasi.

Baca juga  Cerita Unik Petugas Damkar Banyumas, Ditelepon Pemotor yang Mogok dan Takut Dibegal

“Sebelum dimulainya operasi, kita sudah melakukan pendataan yang lebih rinci dan detail, pengumpulan informasi serta persiapan kita maksimalkan, sehingga bisa tetap mengungkap banyak kasus,” ceritanya.

Dari berbagai kasus yang ia tangani, Berry mengaku sangat berkesan saat mengungkap kasus peredaran cabai yang dicat. Meskipun kasus tersebut terbilang ringan dan pengungkapannya cepat, namun manurutnya cukup unik. Di saat harga cabai mahal, ada oknum petani mempunyai pemikiran untuk mengecat cabai yang masih muda dengan warna merah, sehingga bisa menjual dengan harga tinggi.

“Kasus cabai ini unik dan viral, setiap hari ada saja wartawan yang meminta wawancara ataupun live terkait kasus tersebut. Dan kita mendapat apresiasi juga dari Polda Jateng terkait pengungkapan kasus cabai ini,” tuturnya.

Baca juga  Apresiasi Baturajazz, Wabup Sadewo Sebut Dana PEN Bangkitkan Sektor Pariwisata Banyumas

Saat ini Kompol Berry akan segera mengakhiri masa tugasnya di Polresta Banyumas dan menduduki jabatan baru sebagai Wakapolres Jepara. Ia mengaku akan sangat merindukan Banyumas, mulai dari makanan, tempat wisata alamnya yang beragam hingga orang-orangnya yang ramah dan cepat akrab.

“Selama ini kalau pulang ke Samarang saja, saya selalu ingin cepat-cepat balik ke Banyumas, jadi bisa dibayangkan bagaimana rindunya saya nanti ke Banyumas ini,” kata Berry yang kerap menghabiskan akhir pekan dengan mengunjungi beberapa curug di wilayah Baturraden.

Selamat bertugas di tempat baru Pak Berry.

Berita Terkait

Berita Terkini