
BANYUMAS, SERAYUNEWS-Jembatan penghubung Desa Sidabowa ke Desa Karanganyar di Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas telah rampung. Namun, sampai Jumat (10/7/2026) pagi, jembatan tersebut belum dibuka untuk kendaraan roda empat. Untuk kendaraan roda dua bisa melintas.
Dari pantauan serayunews.com, jalan dan jembatan baru itu banyak dilewati para pejalan kaki yang sengaja ingin merasakan jalan dan jembatan yang baru. Mereka jalan kaki pagi hari di area tersebut. Beberapa kendaraan roda dua dan sepeda juga melintas.

Diketahui, mulanya penghubung dua desa itu adalah jembatan gantung yang memang tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat. Bahkan, jembatan ini pernah nyaris putus pada tahun 2023 lalu karena memang beralaskan papan/kayu. Kemudian, dilakukan pembangunan jembatan baru dengan melebarkan jalan menuju jembatan.
Sebagian tanah warga pun kena imbas pelebaran jalan menuju jembatan tersebut. Jembatan ini ada di atas Sungai Logawa.

Jika Anda melintas di jalan raya dari arah Purwokerto menuju ke Patikraja/Cilacap, maka akan melintasi BRI Cabang Sidabowa yang ada di kanan jalan. Beberapa meter sebelah selatan BRI tersebut ada jalan baru yang menuju jembatan Sidabowa-Karanganyar.
Rasyid, warga Patikraja mengatakan bahwa jembatan tersebut memudahkan untuk menuju Sidabowa ke Karanganya atau sebaliknya. Apalagi bisa dilewati kendaraan roda empat.

Dengan adanya jembatan tersebut akan memudahkan mobilitas warga, khususnya yang menggunakan kendaraan roda empat. Sebab, sebelumnya ketika masih dalam bentuk jembatan gantung, tidak bisa dilewati kendaraan roda empat. Jika dari Sidabowa mau menuju ke Karanganyar, maka kendaraan roda empat harus memutar lebih dari 10 Km melewati Desa Notog, untuk sampai ke Desa Karanganyar.