
SERAYUNEWS – Kawasan Puncak Bogor kembali dipadati kendaraan wisatawan pada libur akhir pekan Sabtu dan Minggu, 9-10 Mei 2026.
Kondisi ini membuat pihak kepolisian kembali menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem buka tutup jalur dan one way atau satu arah untuk mengurangi kemacetan panjang yang kerap terjadi di kawasan wisata tersebut.
Setiap akhir pekan, jalur Puncak memang menjadi salah satu titik dengan volume kendaraan tertinggi, terutama bagi wisatawan dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi yang ingin berlibur ke kawasan pegunungan.
Karena itu, pengguna jalan diminta memperhatikan jadwal buka tutup terbaru sebelum melakukan perjalanan agar tidak terjebak antrean kendaraan.
Satlantas Polres Bogor juga mengingatkan bahwa sistem rekayasa lalu lintas kali ini bersifat situasional. Artinya, penerapan one way maupun buka tutup jalur dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi arus kendaraan di lapangan.
Libur akhir pekan sering membuat arus kendaraan menuju Puncak meningkat drastis sejak pagi hari. Banyak wisatawan memilih berangkat lebih awal untuk menghindari kemacetan panjang.
Namun, kondisi tersebut justru menyebabkan penumpukan kendaraan di sejumlah titik utama seperti Simpang Gadog hingga kawasan wisata Puncak Pass.
Karena volume kendaraan terus meningkat, petugas kepolisian biasanya mulai menerapkan sistem satu arah secara bertahap.
Rekayasa ini dilakukan agar kendaraan yang menuju kawasan wisata dapat bergerak lebih lancar tanpa terhambat arus dari arah berlawanan.
Selain sistem one way, petugas juga melakukan pengawasan ketat di sejumlah jalur alternatif atau jalur tikus yang sering digunakan pengendara untuk menghindari antrean.
Polisi mengimbau masyarakat tidak memaksakan masuk melalui jalur tidak resmi karena berisiko menimbulkan kemacetan baru maupun kecelakaan.
Di sisi lain, pengguna jalan juga diminta tetap mematuhi arahan petugas selama proses buka tutup berlangsung. Sebab, perubahan arah kendaraan sering kali dilakukan secara cepat menyesuaikan situasi lalu lintas secara real time.
Pihak kepolisian memastikan rekayasa lalu lintas berupa one way dan buka tutup jalur tetap diberlakukan pada Sabtu dan Minggu, 9-10 Mei 2026. Namun, penerapannya bersifat fleksibel tergantung tingkat kepadatan kendaraan di lapangan.
Biasanya, sistem satu arah menuju Puncak mulai diterapkan pada pagi hari. Setelah itu, arus kendaraan dari arah Puncak menuju Jakarta akan diprioritaskan pada siang hingga sore hari ketika wisatawan mulai kembali pulang.
Dalam masa transisi, kendaraan dari dua arah masih bisa melintas secara bergantian sebelum jalur benar-benar diberlakukan satu arah penuh.
Karena itu, pengendara tidak perlu bingung apabila menemukan situasi berbeda dengan jadwal perkiraan yang beredar.
Selain itu, kepolisian juga menegaskan bahwa jadwal dapat berubah sewaktu-waktu. Jika arus kendaraan meningkat lebih cepat, maka one way bisa diterapkan lebih awal. Sebaliknya, apabila kondisi lalu lintas masih normal, rekayasa dapat ditunda.
Berdasarkan informasi terbaru dari Satlantas Polres Bogor, jadwal one way dan buka tutup jalur Puncak untuk akhir pekan 9-10 Mei 2026 diperkirakan berlangsung sebagai berikut.
Untuk arah menuju Puncak atau arah atas, kendaraan dari Jakarta diprioritaskan melintas mulai sekitar pukul 07.00 WIB hingga 11.30 atau 12.00 WIB. Pada jam tersebut, kendaraan dari arah Puncak menuju Jakarta biasanya akan dibatasi sementara.
Sementara itu, arus balik menuju Jakarta atau arah bawah diperkirakan mulai diberlakukan sekitar pukul 12.00 WIB hingga 18.00 WIB.
Pada periode ini, kendaraan yang turun dari kawasan wisata akan diprioritaskan melintas menuju Jakarta dan sekitarnya.
Meski demikian, jadwal tersebut hanya bersifat perkiraan dan bisa berubah sesuai kondisi di lapangan. Pengendara disarankan rutin memantau informasi terbaru melalui akun resmi Instagram Satlantas Polres Bogor agar mendapatkan update terkini mengenai rekayasa lalu lintas.
Kabar baiknya, aturan ganjil genap untuk akhir pekan kali ini dikabarkan ditiadakan. Dengan demikian, seluruh kendaraan baik bernomor polisi ganjil maupun genap tetap diperbolehkan melintas menuju kawasan Puncak.
Untuk menghindari kepadatan lalu lintas, masyarakat dianjurkan mengecek kondisi jalur Puncak sebelum berangkat. Informasi resmi biasanya diperbarui secara berkala melalui akun media sosial Satlantas Polres Bogor.***