
PURWOKERTO, SERAYUNEWS- Menjelang awal tahun ajaran 2026/2027, sekolah-sekolah mulai bersiap menyambut kedatangan peserta didik baru melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Pada pelaksanaannya tahun ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kembali mengusung konsep MPLS Ramah.
Program ini memiliki tujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, serta bebas dari praktik perundungan maupun segala bentuk kekerasan.
Sebagai bagian dari upaya membangun suasana yang positif sejak hari pertama sekolah, Kemendikdasmen kembali menghadirkan jingle berjudul “Hari Baru”.
Lagu tersebut telah digunakan sejak penyelenggaraan MPLS Ramah pada tahun sebelumnya.
Jingle “Hari Baru” membawa pesan tentang semangat belajar, pentingnya membangun persahabatan, serta menciptakan budaya sekolah yang saling menghargai dan menerima perbedaan.
Hari Baru
Hari baru,
Semangat baru
Gembira,
Menuntut ilmu
Gapai mimpi
Ukir prestasi
Hari baru
Kawan baru
Suasana baru
Saling menghormati
Saling menerima
Sekolahku, rumahku
Reff
Mari bersama-sama
Penuh suka cita
Gapai cita mulia
Masa depan jaya
Mari bersama-sama
Penuh suka cita
Gapai cita mulia
Masa depan jaya
Lagu “Hari Baru” mengangkat semangat peserta didik dalam menyambut babak baru kehidupan di lingkungan sekolah.
Setiap bait lirik lagu menggambarkan optimisme untuk memulai proses belajar dengan penuh kegembiraan.
Lagu ini sekaligus mengajak siswa memandang sekolah sebagai tempat yang nyaman untuk tumbuh dan berkembang.
Pesan dalam lagu ini tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter yang menjadi fondasi kehidupan di sekolah.
Melalui liriknya, peserta didik diajak untuk saling menghormati, menerima perbedaan, membangun hubungan yang baik dengan teman, serta menciptakan suasana belajar yang aman dan menyenangkan bagi seluruh warga sekolah.
Selain itu, lagu ini juga mendorong siswa agar memiliki semangat dalam mengejar prestasi dan cita-cita.
Kalimat seperti “Gapai mimpi, ukir prestasi” menjadi ajakan bagi peserta didik untuk memanfaatkan kesempatan belajar sebaik-baiknya demi meraih masa depan yang lebih baik.
Nilai-nilai tersebut sejalan dengan tujuan utama penyelenggaraan MPLS Ramah, yakni membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah melalui pengalaman yang positif, menyenangkan, serta bebas dari intimidasi maupun kekerasan.
Dengan menghadirkan lagu yang mudah dipahami anak-anak, Kemendikdasmen berharap proses pengenalan sekolah mampu membangun budaya sekolah yang menghargai keberagaman, kerja sama, dan semangat belajar sejak hari pertama.
Di balik lagu “Hari Baru”, terdapat sejumlah nama yang berkontribusi dalam proses penciptaan hingga produksi musiknya.
Lagu ini merupakan karya Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti, yang kemudian diaransemen oleh musisi ternama Dwiki Dharmawan.
Sementara itu, penyanyi muda Claudy Qaila Sakhi membawakan lagu tersebut dengan karakter vokal yang ceria, sehingga selaras dengan semangat MPLS Ramah.
Melalui kolaborasi tersebut, “Hari Baru” dapat menjadi penyemangat bagi para peserta didik baru di seluruh Indonesia dalam rangkaian kegiatan MPLS.
Lagu ini sekaligus memperkuat pesan bahwa sekolah merupakan tempat yang aman, menyenangkan, penuh persahabatan, dan menjadi ruang bagi setiap anak untuk berkembang serta menggapai cita-cita.***