
SERAYUNEWS– Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia resmi membuka Seleksi Terbuka Jabatan Administrator (Eselon III) dan Jabatan Pengawas (Eselon IV) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan kementerian tersebut.
Seleksi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat tata kelola birokrasi melalui penerapan sistem merit sekaligus memastikan jabatan strategis diisi oleh aparatur sipil negara (ASN) yang memiliki kompetensi, integritas, dan kapasitas kepemimpinan.
Dalam pengumuman resminya melalui akun media sosial @kemenhaj.ri, Kemenhaj menyediakan 282 formasi jabatan yang dapat diperebutkan oleh PNS internal sesuai persyaratan yang telah ditetapkan.
Program ini sekaligus menjadi langkah awal dalam mempercepat transformasi kelembagaan Kementerian Haji dan Umrah yang baru dibentuk agar mampu menghadirkan pelayanan haji dan umrah yang semakin profesional, transparan, dan akuntabel.
Kemenhaj menegaskan bahwa seleksi terbuka ini bukan merupakan rekrutmen CPNS maupun PPPK. Kesempatan tersebut hanya diperuntukkan bagi Pegawai Negeri Sipil yang telah menjadi bagian dari lingkungan Kementerian Haji dan Umrah RI.
Dengan demikian, masyarakat umum maupun ASN dari kementerian, lembaga, atau pemerintah daerah lainnya tidak dapat mengikuti seleksi tersebut.
Kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari mekanisme pengisian jabatan struktural melalui promosi dan rotasi berbasis kompetensi sesuai prinsip sistem merit yang diterapkan dalam manajemen ASN.
Proses pendaftaran dilaksanakan secara daring melalui portal ASN Karier Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Masa pendaftaran dibuka mulai 29 Juni hingga 22 Juli 2026. Selama periode tersebut, peserta diwajibkan mengunggah seluruh dokumen persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kemenhaj juga menyediakan informasi mengenai persyaratan administrasi, daftar formasi, serta tata cara pendaftaran melalui QR Code yang tercantum dalam materi publikasi resmi.
Peserta diimbau membaca seluruh ketentuan secara saksama agar tidak mengalami kendala saat proses verifikasi administrasi.
Jadwal Lengkap Seleksi Jabatan Administrator dan Pengawas Kemenhaj 2026
Berikut tahapan seleksi yang telah diumumkan Kemenhaj:
– Pengumuman seleksi: 26 Juni 2026
– Pendaftaran: 29 Juni–22 Juli 2026
– Pengumuman hasil seleksi administrasi: 28–31 Juli 2026
– Seleksi CACT BKN: 3–7 Agustus 2026
Peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi akan melanjutkan ke tahapan Computer Assisted Competency Test (CACT) yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Tes tersebut bertujuan mengukur kemampuan manajerial, kompetensi teknis, serta potensi kepemimpinan peserta secara objektif menggunakan sistem komputer.
Kemenhaj menyediakan informasi lengkap mengenai:
– Persyaratan pelamar.
– Daftar formasi yang tersedia.
– Tata cara pendaftaran.
– Ketentuan seleksi.
Seluruh informasi tersebut dapat diakses melalui QR Code yang tercantum pada materi publikasi resmi maupun melalui portal ASN Karier BKN selama masa pendaftaran berlangsung.
Pelaksanaan seleksi terbuka ini menjadi salah satu implementasi nyata sistem merit yang selama beberapa tahun terakhir terus diperkuat pemerintah dalam pengelolaan ASN.
Melalui sistem tersebut, pengisian jabatan dilakukan berdasarkan kualifikasi, kompetensi, rekam jejak, dan kinerja pegawai, bukan karena kedekatan maupun faktor nonprofesional lainnya.
Kemenhaj berharap mekanisme tersebut mampu melahirkan pejabat administrator dan pengawas yang memiliki integritas tinggi, inovatif, adaptif terhadap perubahan, serta mampu mempercepat reformasi birokrasi di lingkungan kementerian.
Selain itu, pejabat yang terpilih diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang setiap tahun melibatkan jutaan calon jemaah Indonesia.
Sebanyak 282 formasi yang tersedia tersebar pada berbagai unit kerja di lingkungan Kementerian Haji dan Umrah.
Pengisian jabatan ini diharapkan mampu memperkuat organisasi yang tengah melakukan penataan kelembagaan sekaligus meningkatkan efektivitas koordinasi antarunit kerja.
Kemenhaj menilai keberadaan pejabat administrator dan pengawas yang kompeten menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kebijakan strategis kementerian, mulai dari perencanaan program, pengawasan pelaksanaan layanan, hingga peningkatan kualitas tata kelola organisasi.
Unggahan resmi Kemenhaj di media sosial mendapat perhatian luas dari masyarakat. Dalam kolom komentar, sejumlah warganet mengira pengumuman tersebut merupakan pembukaan seleksi CPNS tahun 2026.
Sebagian lainnya mempertanyakan apakah ASN dari kementerian atau lembaga lain dapat mengikuti seleksi tersebut.
Namun berdasarkan keterangan resmi Kemenhaj, seleksi ini khusus diperuntukkan bagi PNS di lingkungan Kementerian Haji dan Umrah RI, sehingga tidak terbuka bagi pelamar eksternal.
Tak sedikit pula warganet yang menanyakan jadwal pembukaan CPNS 2026. Hingga saat ini, pemerintah pusat belum mengeluarkan pengumuman resmi mengenai pelaksanaan seleksi CPNS secara nasional.
Kemenhaj mengimbau seluruh calon peserta agar tidak menunda proses pendaftaran hingga mendekati batas waktu penutupan.
Persiapan dokumen administrasi sejak dini dinilai penting agar proses verifikasi berjalan lancar dan peserta memiliki waktu untuk memperbaiki dokumen apabila ditemukan kekurangan.
Selain itu, peserta juga diharapkan mempelajari seluruh ketentuan seleksi, memahami kompetensi yang akan diujikan pada tahap CACT BKN, serta terus memantau informasi resmi dari Kementerian Haji dan Umrah maupun portal ASN Karier BKN.
Dengan proses seleksi yang transparan dan berbasis kompetensi, Kemenhaj berharap dapat memperoleh pemimpin-pemimpin birokrasi yang mampu mendorong transformasi organisasi serta meningkatkan kualitas pelayanan haji dan umrah bagi masyarakat Indonesia.