
SERAYUNEWS – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) tahun 2026 memasuki tahap persiapan penting.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengukur kemampuan akademik siswa secara nasional.
Proses pendaftaran TKA SD 2026 sendiri telah dibuka sejak 19 Januari 2026 dan akan berlangsung hingga 28 Februari 2026.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) menegaskan bahwa pelaksanaan TKA tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga pada kesiapan siswa dalam menghadapi asesmen berbasis komputer.
Oleh karena itu, rangkaian simulasi diselenggarakan untuk membantu siswa memahami mekanisme ujian sekaligus melatih kesiapan mental.
Simulasi ini dianggap sebagai langkah strategis agar peserta didik dapat mengenal jenis soal, tingkat kesulitan, serta sistem pengerjaan tes yang akan digunakan dalam pelaksanaan TKA sebenarnya.
Simulasi TKA memiliki peran krusial dalam membantu siswa memahami sistem ujian berbasis komputer. Melalui kegiatan ini, siswa dapat berlatih mengerjakan soal secara digital sekaligus mengenal fitur-fitur yang tersedia dalam sistem ujian.
Selain meningkatkan pemahaman akademik, simulasi juga membantu mengurangi rasa gugup saat menghadapi ujian sebenarnya. Siswa dapat mempelajari cara mengatur waktu, memahami pola soal, serta mengenali tingkat kesulitan materi yang akan diujikan.
Simulasi juga menjadi sarana bagi sekolah untuk memastikan kesiapan perangkat teknologi dan jaringan internet yang digunakan selama pelaksanaan asesmen berlangsung.
Berdasarkan jadwal terbaru yang diumumkan BSKAP, simulasi TKA SD 2026 akan dilaksanakan pada periode 2 hingga 8 Maret 2026.
Dalam simulasi tersebut, peserta akan mengerjakan soal dari dua mata pelajaran utama, yakni Bahasa Indonesia dan Matematika.
Setelah tahap simulasi selesai, siswa akan mengikuti gladi bersih sebagai persiapan akhir. Tahap ini dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 17 Maret 2026.
Gladi bersih berfungsi sebagai latihan terakhir sebelum siswa mengikuti ujian utama, sekaligus memastikan kesiapan teknis pelaksanaan asesmen berjalan lancar.
Sementara itu, pelaksanaan TKA utama direncanakan berlangsung pada 20 hingga 30 April 2026.
Bagi peserta yang berhalangan mengikuti tes utama, pemerintah juga menyediakan jadwal TKA susulan yang akan digelar pada 11 hingga 17 Mei 2026. Hasil TKA SD 2026 dijadwalkan akan diumumkan pada 24 Mei 2026.
Rangkaian jadwal tersebut menjadi panduan penting bagi siswa, orang tua, maupun sekolah dalam mempersiapkan diri menghadapi asesmen nasional berbasis kompetensi.
Meskipun simulasi resmi baru dilaksanakan pada awal Maret, siswa sebenarnya sudah dapat mencoba latihan soal melalui platform pembelajaran daring yang disediakan pemerintah.
Beberapa platform yang dapat dimanfaatkan antara lain Ayo Coba TKA dan Ruang Murid yang menyediakan contoh soal serta materi pendukung sesuai jenjang pendidikan.
Untuk mengikuti simulasi secara resmi, siswa dapat mengakses laman simulasi TKA melalui portal yang telah disediakan pemerintah.
Setelah membuka halaman simulasi, peserta diminta memilih jenjang pendidikan serta mata pelajaran yang ingin dipelajari. Selanjutnya, peserta dapat menekan tombol mulai simulasi untuk memulai latihan.
Sistem biasanya akan menampilkan halaman login dengan data yang telah tersedia secara otomatis. Peserta kemudian perlu melengkapi data identitas seperti nama, tanggal lahir, serta memasukkan token yang disediakan dalam sistem.
Setelah proses verifikasi selesai, peserta dapat memeriksa ringkasan tes sebelum memulai simulasi.
Dalam proses pengerjaan, siswa dapat menggunakan fitur penanda ragu-ragu jika belum yakin dengan jawaban. Selain itu, tersedia pula tombol navigasi untuk berpindah ke soal sebelumnya atau berikutnya.
Jika seluruh soal telah dikerjakan, peserta dapat mengakhiri simulasi dengan menekan tombol selesai. Sistem juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk meninjau kembali jawaban sebelum mengakhiri latihan.
Demikian informasi tentang jadwal simulasi TKA SD 2026.***