
SERAYUNEWS- Pelaksanaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026 resmi dimulai secara serentak di seluruh Indonesia pada Senin, 8 Juni 2026.
Seleksi nasional berbasis Sistem Seleksi Elektronik (SSE) tersebut berlangsung selama sepekan, mulai 8 hingga 14 Juni 2026. Di lingkungan UIN Saizu Purwokerto, ujian dilaksanakan selama tiga hari, yakni 8–10 Juni 2026.
Panitia lokal menyiapkan delapan laboratorium komputer yang tersebar di Kampus 1 Purwokerto dan Kampus 2 Purbalingga untuk mendukung kelancaran pelaksanaan ujian berbasis komputer tersebut.
Tahun ini, sebanyak 1.117 peserta tercatat mengikuti UM-PTKIN 2026 di titik lokasi UIN Saizu Purwokerto. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya minat calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
Panitia UM-PTKIN UIN Saizu Purwokerto membagi pelaksanaan ujian ke dalam tujuh sesi guna memastikan seluruh peserta dapat mengikuti seleksi secara tertib, nyaman, dan sesuai kapasitas ruang yang tersedia.
Pembagian sesi juga bertujuan memaksimalkan pengawasan serta menjaga kualitas pelaksanaan ujian berbasis digital yang diterapkan secara nasional.
Peserta wajib mengikuti jadwal sesuai sesi yang tercantum pada kartu peserta masing-masing. Tidak tersedia sesi pengganti bagi peserta yang tidak hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Untuk mengakomodasi seluruh peserta, panitia menyediakan delapan ruang ujian yang tersebar di dua lokasi kampus.
Lokasi ujian meliputi:
Masing-masing ruang umumnya digunakan oleh sekitar 20 peserta pada setiap sesi ujian.
Lokasi ujian terdiri atas:
Setiap laboratorium juga menampung sekitar 20 peserta per sesi sehingga proses ujian dapat berlangsung lebih efektif dan terkendali.
Pelaksanaan UM-PTKIN 2026 menggunakan Sistem Seleksi Elektronik (SSE) yang sepenuhnya berbasis komputer atau paperless. Seluruh soal dan jawaban dikerjakan secara digital melalui perangkat yang telah disediakan oleh panitia.
Sistem ini diterapkan secara nasional untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, serta akurasi proses seleksi calon mahasiswa PTKIN di seluruh Indonesia.
Panitia UM-PTKIN UIN Saizu Purwokerto mengimbau seluruh peserta untuk hadir lebih awal sebelum sesi ujian dimulai. Langkah ini penting untuk menghindari keterlambatan saat registrasi dan pemeriksaan identitas.
Peserta diwajibkan membawa:
– Kartu peserta UM-PTKIN 2026
– Identitas diri yang masih berlaku
– Dokumen pendukung lain sesuai ketentuan panitia
Kehadiran harus sesuai dengan jadwal, sesi, dan lokasi yang tertera pada kartu peserta. Peserta yang tidak hadir pada waktu yang telah ditetapkan dinyatakan gugur dan tidak mendapatkan kesempatan mengikuti ujian susulan.
Setelah seluruh rangkaian ujian selesai dilaksanakan, hasil seleksi UM-PTKIN 2026 dijadwalkan diumumkan pada 30 Juni 2026.
Peserta yang dinyatakan lulus selanjutnya dapat mengikuti tahapan registrasi ulang sesuai ketentuan perguruan tinggi tujuan masing-masing.
Dengan jumlah peserta yang mencapai lebih dari seribu orang, UIN Saizu Purwokerto kembali menjadi salah satu lokasi ujian UM-PTKIN yang banyak diminati calon mahasiswa dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan sekitarnya.
Keberhasilan pelaksanaan seleksi ini diharapkan dapat menjaring generasi terbaik untuk melanjutkan pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia.